Berita

Aksi Bersih Pantai Cirebon digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi yang Pertama MTCRC

Aksi Bersih Pantai Cirebon digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi yang Pertama MTCRC
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim — Cirebon, MTCRC/ Marine Technology Cooperation Research Center merupakan lembaga riset Internasional yang diprakarsai oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim dan Kementerian Samudera dan Perikanan Republik Korea, yang secara teknis dikelola oleh ITB dan KIOST (Korea Institute of Ocean Science and Technology) Korea. Lembaga riset ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara Nasional.

Indonesia dan Korea memiliki perhatian besar terhadap masalah sampah plastik laut. Kedua negara sepakat untuk menjadikan sampah plastik laut menjadi topik penelitian strategis bersama. Maka dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi yang Pertama pada Selasa, 3 September 2019, telah digelar aksi bersih pantai, yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Duta Besar Korea, Rektor ITB, Walikota dan Bupati Cirebon dan Presiden KIOST. Aksi bersih ini diikuti sekitar 150 orang peserta yang mewakili Kementerian terkait, Pemda Cirebon, PT. Pelindo II Cirebon, KSOP Cirebon, Siswa/i SMA dan MAN Kabupaten/Kota, serta Akademisi dan komunitas. Turut hadir pula Puteri Indonesia Lingkungan 2018, Vania Fitryanti Herlambang serta salah satu youtuber asal Korea Selatan yang lama tinggal di Indonesia, Jang Hansol pemilik channel “Korea Reomit” juga ikut dan mendukung aksi bersih pantai ini. Dalam waktu kurang dari 1 jam, berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 908.48 kg.

Aksi Bersih Pantai Cirebon digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi yang Pertama MTCRC

Plt. Sesmenko, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Agung Kuswandono

“Acara pagi ini, nanti kita akan lakukan bersih pantai meskipun ini ceremonial tapi ini untuk membangkitkan semangat kita bahwa kita harus menjaga pantai kita, menjaga laut kita supaya betul-betul bisa menjadi tempat untuk kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Agung Kuswandono, Plt. Sekretaris Kemenko Bidang Kemaritiman dalam sambutannya.

“Limbah laut bukan hanya tantangan satu negara saja, tetapi tantangan kita sebagai warga bumi. Oleh karena itu kami akan terus mendukung Kampanye Laut Bersih, dan akan ikut serta dalam Kampanye tersebut,” kata Kim Chang Boem, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia.

Rektor ITB, Kardasah Suryadi juga mengungkapkan dukungan untuk gerakan bersih pantai ini dan ITB juga tengah mengembangkan teknologi pengelolaan sampah untuk menjadi barang yang lebih bermanfaat.

“Kami dari ITB, Kami siap mendukung untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Kami punya tim peneliti yang siap untuk mengolah sampah plastik melakukan recycling dan reuse sampah plastik sehingga tidak ada plastik yang jadi sampah tapi akan kita gunakan untuk produk yang berguna,” kata Kardasah Suryadi.

Gerakan Aksi Bersih Pantai dari Sampah Plastik merupakan upaya untuk mendukung Peraturan Presiden No 83 Tahun 2018 mengenai penanganan sampah laut, di mana dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) pemerintah menargetkan mengurangi sampah plastik laut hingga 70 persen pada tahun 2025. Hal ini sesuai dengan Inpres nomor 12 tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), yang di mana Kemenko Maritim menjadi salah satu aspek penting yakni sebagai Koordinator Gerakan Indonesia Bersih itu sendiri. Upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kesadaran para stakeholders dan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Bersih.

Walikota Cirebon, Nasrudin Azis mengungkap ucapan terima kasih atas kunjungan kegiatan bersih pantai ke Kota Cirebon. Hal ini sendiri karena Kota Cirebon posisinya di Pantai Laut Jawa bagian utara atau Pantura dan memiliki laut sepanjang 7 km. Selain itu, posisi pantai dengan daerah pemukiman sehingga potensi untuk laut bisa terkotori oleh sampah itu sangat besar.

“Oleh karena itu, Kami merasa sangat beruntung berterima kasih karena kota Cirebon dikunjungi sehingga ini akan membuat masyarakat kota Cirebon termotivasi untuk kita selalu menjaga pantai kita, laut kita dari kotoran-kotoran atau dari sampah-sampah yang tidak kita inginkan,” ungkap Nasrudin Azis

Usai acara bersih pantai, dilanjutkan dengan acara inisiatif Kedutaan Besar Korea yaitu Teko (Teman Korea) Nang Jawa di Cirebon untuk memperkenalkan budaya K-Pop dan makanan khas Korea yang unik.

Rangkaian Perayaan Hari Jadi diakhiri dengan acara ceremony pemotongan tumpeng oleh Kemenko Maritim yang diwakili Asisten Deputi Pendayagunaan IPTEK Maritim, dan pemberian beasiswa MTCRC kepada 13 Mahasiswa Pascasarjana yang secara simbolis diberikan sertifikat oleh Presiden KIOST dan Rektor ITB di Kampus ITB Watubelah, Cirebon.

Biro Perencanaan dan Informasi
Kemenko Bidang Kemaritiman

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel