Siaran PersArtikelBeritaFotoDeputi 2

Bahas Produktivitas Akuakultur, Kemenko Marves Rakor Tingkatkan SDM dan Inovasi Teknologi

Dibaca: 110 Oleh Jumat, 11 September 2020September 22nd, 2020Tidak ada komentar
Bahas Produktivitas Akuakultur, Kemenko Marves Rakor Tingkatkan SDM dan Inovasi Teknologi
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS 

No.SP-147/HUM/ROKOM/SET-MARVES/VI/2020

Marves – Bandung, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Perikanan Budidaya di Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/09). Rakor ini dipimpin oleh Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Marves M. Rahmat Mulianda.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Kompetensi SDM dan Inovasi Teknologi Perikanan Budidaya untuk Mendukung Peningkatan Produksi dan Produktivitas Akuakultur. Hal ini sejalan dengan rujukan agenda pembangunan nasional (RPJMN 2020-2024) yakni mewujudkan “SDM Berkualitas dan Berdayasaing; dan Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan,” kata Asdep Rahmat, Bandung, Jumat (11/09).

Akuakultur merupakan bidang yang sangat potensial dikembangkan sebagai sumber pangan dan ekonomi. Beberapa tantangan yang dihadapi saat ini diantaranya pembudidaya mayoritas usaha kecil, dominansi teknologi tradisional, SDM terbatas, komoditas beragam, rantai pasok tidak efisien.

Dengan jumlah tenaga kerja pembudidaya sebanyak 1,6 juta RTP dan hampir 100 perguruan tinggi yang memiliki departemen budidaya, lembaga riset perikanan dan UPT, serta pelaku usaha budidaya, diperlukan koordinasi, kolaborasi yang kuat dan integrasi program yang tepat

Baca juga:  Jurus Rajawali Mendayung Rizal Untuk Perekonomian Indonesia

“Saya harap dengan adanya pertemuan ini, semua bisa dapat terselesaikan satu-persatu demi mendorong pengembangan budidaya perikanan di Indonesia. Mari kembali pertajam langkah kita,” tambahnya.

Sementara itu, Asdep Hilirisasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Amalyos yang juga memberikan arahan, menekankan bahwa dalam peningkatan kompetensi SDM tersebut, kita tidak bisa bekerja sendiri/ masing-masing, melainkan perlu adanya kerja sama/ koordinasi baik antara K/L terkait.

“Kita perlu koordinasi sesuai dengan keinginan Nasional di mana dalam konteks ini masing-masing K/L tidak tersebar/ bekerja sendiri-sendri. Mari coba integrasikan dan koordinir satu sama lain agar informasi lebih akurat” ujarnya.

Oleh sebab itu, Asdep Amalyos berharap ada koordinasi yang berjalan baik yakni dari Pemda, pemerintah pusat maupun daerah, pihak Swasta dan pihak terkait lainnya.

Sehingga jika semuanya sudah terkoordinasi, tantangan selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah Informasi sebaran profile SDM dan kompetensi pelaku akuakultur nasional, jumlah pembudidaya, level teknologi, komoditas unggulan. Kemudian identifikasi pelaku supply SDM dan inovasi teknologi; bagaimana linked dengan demand industri akuakultur, bagaimana sinergi antar pelaku untuk upgrading kemampuan SDM dan teknologi budidaya, Program apa yang bisa dirancang utk kolaborasi yang kuat. Pendidikan Entrepreneurship akuakultur untuk regenerasi pelaku dan antisipasi pengembangan digital akuakultur,

Baca juga:  Menko Luhut Pimpin Rapat Koordinasi Lanjutan Pembahasan Tentang Garam

Roadmap dan milestones peningkatan teknologi akuakultur ke depan, serta Bagaimana Pemda berperan dan berkolaborasi.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

Bahas Produktivitas Akuakultur, Kemenko Marves Rakor Tingkatkan SDM dan Inovasi Teknologi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel