Berita DeputiDeputi 6

Bahas UUCK, Kemenko Marves Dorong Investasi di Jambi

Dibaca: 10 Oleh Selasa, 25 Mei 2021Tidak ada komentar
Bahas UUCK, Kemenko Marves Dorong Investasi di Jambi
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS 

No.SP-335/HUM/ROKOM/SET.MARVES/V/2021

Marves – Jambi, Dalam rangka mengawal implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK), Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan Penanaman Modal di Provinsi Jambi dan Diskusi UUCK. Rakor ini dipimpin oleh Asisten Deputi (Asdep) Strategi dan Kebijakan Percepatan Investasi Kemenko Marves Ferry Akbar Pasaribu.

“Terciptanya sinergi dan pemahaman yang sama atas UUCK merupakan elemen kunci agar UUCK benar-benar efektif dalam mempercepat penciptaan lapangan kerja. Diperlukan sinergi di antara berbagai pemangku kepentingan di pusat dan daerah akan hal tersebut,” kata Asdep Ferry di Jambi, Selasa (25/05).

Asdep Ferry mengungkapkan bahwasannya dengan adanya UUCK ini diharapkan bisa meningkatkan arus masuk investasi karena adanya kemudahan dalam memulai usaha. Meningkatnya
Investasi akan membantu percepatan pemulihan perekonomian yang terkontraksi akibat dampak Covid-19.

“Kenapa investasi penting? Jadi peran pemerintah untuk mendorong pembangunan itu sangat besar, namun memang sayangnya anggarannya tidak mencukupi. Nah untuk itu bagaimana caranya kita bisa mencari investor yang mau menanamkan modalnya di tempat kita, khususnya di Jambi ini. Memang mereka para investor itu investasi tujuannya mencari untung, tapi dengan mereka datang kita juga mendapatkan keuntungan khususnya di sektor perekonomian,” ujarnya.

Baca juga:  Suar Kemaritiman 22 - 31 Januari 2019

Mengenai investasi tersebut, Asdep Ferry memaparkan bahwa jika dilihat target investasi di Indonesia tahun 2020 terbilang lumayan bagus yakni Rp 817 Triliun, namun permasalahannya apakah distribusinya sudah merata di Indonesia atau belum.

“Karena ada kesadaran distribusi memang belum berjalan seperti yg diharapkan, maka itu dikeluarkan Omnibuslaw. Ada 79 Undang Undang yang direvisi sekaligus hanya dengan satu UU Cipta Kerja (UUCK) ini yang mengatur multisektor, tujuannya supaya UU tidak bertabrakan, dan semuanya ini akan mendorong kemudahan berbisnis di Indonesia,” ucapnya.

“Nah untuk diketahui, Perolehan Investasi Indonesia Kuartal I 2021 ini, Provinsi Jambi tidak masuk bahkan dalam 10 besar. Peringkat terbesar masih di Pulau Jawa. Jadi menurut saya Provinsi Jambi ini harus lari untuk mengejar ketinggalan provinsi lain,” tambahnya.

Menurut Asdep Ferry, Provinsi Jambi memiliki potensi yang siginifkan untuk dikembangkan menjadi salah satu kontributor penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. UUCK diharapkan dapat menjadi katalisator dalam pengembangan potensi ekonomi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi.

Baca juga:  Gagasan Green Shipping Perlu Regulasi Skala Global

Menambahkan Asdep Ferry, Kepala DPMPTSP Provinsi Jambi Imron Rosyadi mengungkapkan adapun salah satu peluang investasi di Provinsi Jambi adalah terkait Kelapa Sawit.

“Hampir sebagian besar produksi kelapa sawit di ekspor dalam bentuk setengah jadi atau bahan mentah, tersedia peluang investasi berupa industri hilir komoditas sawit seperti margarine, selai, lipstik, mentega, sabun, biodiesel, detergen dan lain-lain,” Ujar Kepala DPMPTSP Imron.

“Kami akan berusaha sebaik mungkin dalam pembangunan daerah salah satunya dalam upaya menarik investor untuk berinvestasi di Provinsi Jambi yang saat ini terdiri dari sekitar 3,5 juta penduduk ini,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Suti Masniari Nasution yang juga hadir mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi itu memang salah satunya ditopang oleh investasi, jadi bagaimana daerah mendorong kontribusi dengan investasi itu harus maksimal.

“Kami dari Bank Indonesia siap membantu untuk kita sama-sama menjadikan ekonomi yang baik di sini, salah satunya investasi dengan mendatangi investor. Caranya yang penting buat mereka nyaman untuk datang ke sini. Kami siap berkolaborasi bermitra untuk membantu dan bisa mendatangkan manfaat ekonomi untuk Jambi yang lebih baik lagi. Intinya Bank Indonesia sangat menyambut baik akan hal ini,” pungkasnya.

Baca juga:  Tinjau Langsung PSN Bendungan Bener, Kemenko Marves Ingin Pastikan Progressnya On The Track

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel