ArtikelBerita

Bertemu Kelompok Nelayan dan Petani di Sukabumi, Menko Luhut Janjikan Perbaikan Dermaga dan Pelatihan Budidaya Lobster

Dibaca: 169 Oleh Selasa, 19 Maret 2019Tidak ada komentar
Bertemu Kelompok Nelayan dan Petani di Sukabumi, Menko Luhut Janjikan Perbaikan Dermaga dan Pelatihan Budidaya Lobster
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim–Sukabumi, Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada hari Selasa (19-3-2019). Dalam kunjungannya tersebut Menko meninjau dermaga nelayan Cikahuripan di Cisolok yang sempat terlantar sejak tahun 2013 silam.

“Saya ingin meninjau langsung masalah pelabuhan yang sekian tahun ndak beres-beres. Disini ada deputi saya Dr. ridwan yang terlibat masalah infrastruktur” jelas Menko Luhut kepada masyarakat usai meninjau dermaga. Kegiatan tersebut dilakukan untuk sebagai tindak lanjut dari permintaan warga nelayan di kampung Cikahuripan, Cisolok, Sukabumi melalui Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Sukabumi Aji Troy.

Selain meninjau lokasi dermaga nelayan, Menko Luhut juga berdialog dengan para nelayan, bakul nelayan, kelompok tani, tokoh agama, kasepuhan adat, tokoh pemuda, dan para mantan kades se-Kabupaten Sukabumi. Kepada masyarakat yang hadir, Menko menjanjikan akan segera menindak lanjuti permintaan warga untuk merehab dermaga.

” Tapi harus ada perubahan desain agar tidak terjadi pendangkalan kembali dan kita akan hitung costnya supaya bisa efisien dan segera dilakukan perbaikan,” tukasnya. Kepada warga, Menko Luhut menyampaikan perintah Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang tertunda penanganannya. Hal ini termasuk perbaikan infrastruktur penunjang kegiatan pelayaran dan perikanan.

Baca juga:  Menko Marves Pimpin Rapim Lingkup Kemenko Marves

“Ini tidak ada urusan dengan kampanye, pemerintah ingin memperbaiki dermaga sehingga kapal nelayan tradisional yang jumlahnya sekitar 3200-an di Cisolok dan sekitarnya tidak nangkring di laut dengan memanfaatkan pelabuhan,” tegasnya. Agar segera terealisasi, Menko Luhut mengatakan dia akan terlibat langsung dalam proses perencanaan hingga revitalisasi dermaga yang menurutnya membutuhkan waktu paling tidak 1.5 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa meminta bantuan agar pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk membangun dermaga nelayan tradisional yang terletak di Kampung Cikahuripan, Cisolok , Sukabumi.
“Proses pembangunan dermaga hingga rampung membutuhkan Rp 141 milyar, oleh karena itu kami berharap Menko Maritim dapat membantu kami,” pintanya.

Jaga Keberlangsungan Perikanan, Menko Janjikan Pelatihan Pembudidayaan Lobster

Selain akan membantu proses revitalisasi dermaga, Menko Luhut juga menjanjikan adanya pelatihan pembudidayaan lobster kepada petani. Hal ini terkait dengan keberlangsungan sumber daya perikanan terutama lobster dan kepiting.

“Petanipun akan kita bantu supaya bagaimana dapat melakukan penangkaran lobster dan kepiting supaya tidak habis di alam,” tuturnya sambil menyebutkan bahwa sudah ada pengusaha yang bersedia untuk melakukan pelatihan.

Baca juga:  Menko Maritim Luhut Pandjaitan tinjau Labuan Bajo Jelang Pertemuan IMF-WB

Lalu, menyinggung soal Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No.56/Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia, Menko mengatakan akan membicarakannya. “Tapi jangan sampai anda melaut tapi merusak lingkungan karena kalau ikan diambil sampai yang kecil-kecilnya maka anak cucu kita tidak bisa dapat ikan,” pintanya.

Selain itu, Menko Maritim juga meminta agar kepiting rajungan tidak langsung diambil habis tanpa ada pengembang-biakan. “Saya minta pak Dandim dan Kapolres untuk bantu memberikan pelatihan-pelatihan kepada nelayan dan petani,” ujarnya.

Tak hanya berkomitmen untuk memperbaiki dermaga dan memberikan pelatihan budidaya lobster dan kepiting, Menko Luhut juga berjanji akan membantu untuk mengkoordinasikan peremajaan bangunan adat Kasepuhan Cisolok. “Kita akan pelajari, kita akan cari solusinya, sepetinya kita bisa bantu bersama sama,” tutupnya.

Turut mendampingi Menko Maritim Luhut B.  Pandjaitan dalam kunjungan kerjanya ke Sukabumi antara lain Penasehat Presiden Bidang Timur Tengah Alwi Shihab, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin, Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan Sekretariat Kabinet, Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, dan Wabup Sukabumi Adjo Sardjono. (**)

Baca juga:  Menko Luhut: Untuk Mobil Listrik Jangan Bergantung Pada Impor

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel