HeadlineBerita

BI Sumbar digelar Bertajuk Visit Beautiful West Sumatra

Dibaca: 17 Oleh Rabu, 16 Maret 2022April 13th, 2022Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2022 04 12 at 7.19.00 PM 1
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Gernas BBI dengan tema “Maju Berkah Basamo UMKM Sumbar” digandeng Bangga Berwisata di Indonesia Aja dengan tema “Visit Beautiful West Sumatra” yang digelar pada hari ini. Menko Luhut selaku ketua Gernas BBI menyampaikan harapannya agar target serapan porsi kredit bagi UMKM sebesar 30 persen pada 2024 dapat direalisasikan pada Selasa, 12-4-2022 secara virtual.

Rencananya, tahun ini campaign manager mengaktivasi melalui tiga tahapan di daerah. Pertama, opening, kedua: pendampingan, dan ketiga: harvesting atau panen UMKM. Pada harvesting Kementerian/Lembaga selaku campaign manager akan disampaikan capaian, hasil pendampingan selama tiga bulan di daerah, serta mengumumkan 5 UMKM/Artisan champion.

Menko Luhut juga menyampaikan Sumbar memiliki potensi wisata dan kuliner yang kuat. Misalnya, saat ini pemerintah tengah mendorong rendang sebagai kuliner untuk go global, melalui program Indonesia Spice Up The World.

“Mari kita dorong Sumbar dengan berbagai potensi dapat menggerakkan perekonomian masyarakatnya. Untuk itu, saya titip kepada Menparekraf, agar mengajak Kepala Daerah menjadi Rojali (Rombongan Jadi Belanja dan Beli) di pameran BBI di Bukit Tinggi,” imbuh Menko Luhut.

Baca juga:  Menko Luhut Menjadi Keynote Speaker Acara Diskusi Panel antara Grab dengan Perusahaan Teknologi

Tahun 2022 ini Gernas BBI juga akan menampilkan virtual expo produk unggulan daerah, yang telah disiapkan oleh Telkom, “Mohon dukungan dari kita semua untuk ikut berbelanja di Virtual Expo BBI yang hari ini akan diresmikan langsung oleh Bapak Wapres. Saya juga berharap produk unggulan dari seluruh daerah lokus BBI dapat kita tampilkan di Bali untuk mendukung G20,” kata Menko Luhut.

Gernas BBI tahun ini juga telah melahirkan aksi afirmasi belanja Produk Dalam Negeri oleh seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemda. Belanja impor akan dikurangi kemudian akan diganti dengan belanja PDN. Data LKPP dari hasil pengisian Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) diketahui terdapat 537 triliun rencana pengadaan dengan tagging PDN.

Beberapa waktu yang lalu juga telah dimulai Business Matching Tahap II oleh KemenkopUKM dan Kemenparekraf untuk mendukung pencapaian target PDN. Menko Luhut berharap seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemda gerak cepat agar belanja PDN ini direalisasikan paling lambat 31 Mei 2022 dan diinput di e-kontrak.

Baca juga:  Menko Luhut melakukan Webinar D-Insight

BIRO KOMUNIKASI
KEMENKO BIDANG KEMARITIMAN DAN INVESTASI
No.SP-136/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2022

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel