BeritaFotoBerita DeputiDeputi 1Penguatan Implementasi Reformasi BirokrasiSiaran Pers

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Terus Dorong Upaya Pemaksimalan Kinerja

Dibaca: 78 Oleh Senin, 8 November 2021November 9th, 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 11 09 at 8.18.36 PM 6 1
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-712/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves, Solo – Memenuhi rekomendasi evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2021, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves melaksanakan Rapat Reviu Indikator Kinerja Utama (IKU) di lingkup Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi pada Senin, (09-11-2021). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh berbagai pihak internal Kemenko Marves mencakup perwakilan Sekretariat, Deputi dan pihak eksternal lainnya dari Kementerian/Lembaga terkait.

“Deputi 1 terus berupaya untuk meningkatkan kinerja melalui perbaikan unsur perencanaan dan pengukuran kinerja dalam dokumen Rencana Strategis. Kami sadar hal ini memerlukan kerja sama yang baik dari semua pihak di Deputi 1 demi mewujudkan kinerja yang lebih baik,” ungkap Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Ishak O. Manafe.

Sesuai dengan evaluasi implementasi SAKIP 2021 yang telah dilakukan, sejumlah rekomendasi telah diinventarisasikan, khususnya dalam unsur perencanaan dan pengukuran kinerja. Pertemuan ini dimaksudkan untuk berfokus pada perbaikan kedua ranah tersebut, melakukan diskusi dan pendalaman atas rumusan sasaran program dan indikator kinerja.

Baca juga:  Kemenko Maritim Meninjau Produksi Garam di Jawa Timur

Sesi pertama diisi dengan pemaparan tentang penerapan Balanced Scorecard (BSC) dalam peta strategis kementerian yang telah dilakukan oleh KKP. Koordinator Pengelolaan Kinerja, Biro Perencanaan KKP, Irwan Fakhry menjelaskan bahwa konsep ini menjadi masukan dan pengetahuan baru bagi Kemenko Marves dalam menguatkan penyusunan renstra yang ada, “Sistem ini memiliki prinsip dasar yang menekankan kita untuk berpikir secara definitif, sehingga tidak menimbulkan multi tafsir,” ungkapnya.

“Pertemuan yang dihadiri oleh tiap perwakilan deputi dan sekretariat Kemenko Marves ini tentu memberikan wawasan baru, berbentuk sistem dan tools yang dapat menjadi masukan bagi kita semua kedepannya dalam memaksimalkan penyusunan renstra yang ada,” imbuh Kepala Bagian Program Andi Hariawan selaku moderator di sesi ini.

Sesi selanjutnya, perwakilan dari Pusat Pembinaan Analis Kebijakan (PUSAKA) LAN melakukan presentasinya untuk menjelaskan Indeks Kualitas Kebijakan, “Sebagai instrumen untuk menilai kualitas kebijakan pemerintah, IKK bertujuan untuk mendorong penguatan partisipasi dan berbagai prinsip tata kelola yang baik,” ungkapnya. Penjelasan terkait IKK ini juga membuka wawasan baru bagi para penyusun kebijakan di lingkup Kemenko Marves.

Baca juga:  Menko Luhut : Penataan Kawasan Danau Toba Tahap Pertama Selesai Juni

Sebagai penutup pada sesi ini, turut hadir Ananda Juansa, Analis Kebijakan Madya Kemenpan RB memberikan sharing langsung terkait penyusunan Sasaran Program dan Indikator Kinerja yang baik dan tepat. Dalam sesi ini juga dilakukan pembahasan atas Sasaran Program dan Indikator Kinerja yang terdapat dalam Renstra Deputi 1.

Diharapkan, pertemuan ini mampu memberikan masukan dan pencerahan bagi para perencana program dan pegawai secara keseluruhan di lingkup Kemenko Marves agar mampu memaksimalkan kinerjanya khususnya dalam ranah perencanaan dan pengukuran kinerja, serta melaksanakan tugas dengan maksimal.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel