Deputi 6Berita DeputiDeputi 3

Deputi III dan Deputi VI Kemenko Marves Sepakat Memperkuat Koordinasi Program Strategis (2)

Dibaca: 69 Oleh Rabu, 21 Oktober 2020Tidak ada komentar
Deputi III Dan Deputi VI Kemenko Marves Sepakat Memperkuat Koordinasi Program Strategis (1)
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Dalam rapat koordinasi antara Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi (Deputi III) dan Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan (Deputi VI), Deputi VI Septian Hario Seto, lantas memaparkan kegiatan dari Deputi VI yang berkaitan dengan Deputi III, antara lain sebagai berikut:

Tol Cisumdawu

Fokus utama Deputi VI dalam pembangunan jalan tol di Sumatera dan Jawa adalah percepatan pembebasan lahan. Terkait hal itu, telah dilakukan pula Tinjauan Lapangan Khusus Ruas Jalan Tol untuk memantau progress dan kendala yang ada.

“Saat ini, untuk progress semua ruas jalan tol tersebut sebagian besar masih terdapat masalah non-teknis seperti pembebasan lahan akibat kendala dalam komunikasi dan koordinasi. Selain itu, ada juga permasalahan administrasi yang disebabkan proses addendum dan dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melengkapi dokumen,” ujar Deputi Seto.

Sebagai langkah lanjutan, akan dilakukan monitor progress timetable penyelesaian pembebasan lahan yang sudah disepakati, serta berkoordinasi dengan BUJT terkait dukungan penguatan Hilir dalam pembebasan lahan.

Baca juga:  Kemenko Maritim Kebut RPerPres Badan Otorita Pariwisata Wakatobi

Kerja Sama GMF – BRI

Kemudian terkait kerjasama antara GMF dengan BRI sejauh ini masih dipegang oleh Deputi III, namun Deputi VI akan bantu dalam support data investasi yang terkait.

“Untuk itu, identifikasi nama-nama investor ini sangat penting untuk dilakukan agar bisa mengetahui kredibilitas investor tersebut,” ujarnya.

Logistik (Pelindo I, Belawan, Kuala Tanjung)

Deputi Seto menuturkan bahwa Pelabuhan Belawan sangat sulit untuk dikembangkan. Salah satu penyebabnya ialah karena sedimentasinya yang tinggi. Sementara untuk Pelabuhan Kuala Tanjung, hingga September 2020 sudah beroperasi dengan throughput 36.000 TEUs dari target sebesar 50.000TEUs untuk periode tahun 2020.

“Langkah selanjutnya ialah diperlukan analisis terkait potensi pertumbuhan kargo di daerah Sumatera Utara untuk memaksimalkan pelabuhan tersebut,” jelasnya.

Pengembangan Mobil Listrik

Terkait pengembangan mobil listrik, Deputi VI selama ini bertugas menangani di sisi hulu, yaitu pengembangan baterai lithium serta baterai terintegrasi. Sampai saat ini telah dilakukan kajian untuk meneliti kandungan dari baterai lithium dan proses daur ulang pun dapat mencapai 95%.

Baca juga:  Menko Luhut Pimpin Rapat Koordinasi Perkembangan Pembangunan LRT

“Pengembangan baterai tidak bisa jalan jika mobil listrik dalam negeri tidak dikembangkan. Untuk itu, kami minta bantuan kerjasama dari Deputi III agar pengembangan mobil listrik dapat diinisiasi,” tuturnya.

Melalui Rakor ini, kedua Deputi kemudian sepakat untuk saling berkoordinasi dalam menyelesaikan tugas serta mengadakan pertemuan rutin untuk mensinergikan dan menyelesaikan kegiatan, tugas, serta itu yang sedang berkembang. Sebagai tindak lanjut serta wujud sinergitas antara Deputi VI dan Deputi III, akan dilakukan kunjungan lapangan dalam rangka penyelesaian salah satu masalah Proyek KCIC.

Selanjutnya, tim yang terdiri dari perwakilan Deputi VI dan Deputi III juga akan melakukan musyawarah penyelesaian sengketa lahan di Komplex Taman Pondok Mas Indah, Cimahi.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel