ArtikelFotoBerita DeputiDeputi 4

Deputi Menko Marves Tinjau Kemajuan Food Estate Sumatera Utara Serta Pembangunan Jalan Akses Menuju Taman Sains dan Teknologi Herbal

Dibaca: 54 Oleh Sabtu, 24 Juli 2021Juli 27th, 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 07 27 at 11.09.48
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Siaran Pers
No.SP-456/HUM/ROKOM/SET.MARVES/VII/2021

Marves – Balige, Untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengembangan Food Estate dan Taman Sains serta Teknologi Herbal (TSTH), Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti melakukan kunjungan ke Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan pada Hari Sabtu (24-07-2021).

Deputi Nani melakukan kunjungan untuk melihat implementasi skema kerja sama kemitraan antara petani dengan investor sekaligus sebagai offtaker yang telah disepakati pada tanggal 23 Maret 2021. Pada musim tanam kedua untuk lahan 215 Ha dan pembukaan lahan baru di 785 Ha, beberapa offtaker saat ini sedang melaksanakan demplot nantinya akan dikembangkan di lahan yang lebih luas, diantaranya komoditas kentang oleh Indofood, bawang putih oleh Parna Raya, dan komoditas bawang merah oleh EWINDO dan Eden Farm. Pada kunjungan hari Sabtu lalu, Deputi Nani Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan telah dilakukan peninjauan lapangan ke lokasi food estate sekaligus untuk melakukan panen kentang di demplot yang dikerjakan oleh kelompok tani Maju bekerja sama dengan PT Indofood yang melakukan pendampingan. Pada saat panen yang juga didampingi oleh Bupati Humbang Hasundutan tersebut, Deputi Nani menyambut gembira dengan hasil yang diperoleh petani dimana jumlah hasil panen dari setiap pohon rata-rata di atas 20 butir, dengan berat lebih kurang 2 kg. Turut menambahkan Manajer Lapangan Dr. Van Basten menyampaikan bahwa dengan perbaikan teknik budi daya, pemupukan dan benih yang berkualitas baik maka produktivitas demplot tersebut bisa mencapai 40 ton/ha. Pada kesempatan tersebut, telah dilakukan peninjauan ke demplot lain seluas 2 ha yang direncanakan untuk dipanen pada bulan Agustus dan September. Berada berdampingan dengan demplot tersebut, ditinjau pula demplot untuk penanaman bawang putih menggunakan sistem irigasi tetes. Diharapkan dengan beberapa perbaikan, budidaya komoditas hortikultura ini ini akan berhasil.

Baca juga:  Pembangunan Jalan & Pelabuhan Teluk Tapang, Deputi Ridwan: Bangkitkan Infrastruktur Pesisir Sumbar

Dalam kunjungan ini, dilakukan pemantauan pada pembangunan infrastruktur dasar berupa pembangunan jalan menuju kawasan FE dan jaringan irigasi, serta reservoir air. Pada kesempatan tersebut, Deputi Nani menyampaikan kepada Pemda dan Kementerian terkait bahwa perlunya koordinasi antara pembangunan infrastruktur akses jalan dengan Infrastruktur Irigasi. “Tim lapangan menemukan adanya pipa irigasi High Density Polyethylene (HDPE) terputus dengan adanya pembangunan jaringan jaringan jalan dalam kawasan, beberapa pipa irigasi tidak tertanam dengan posisi sempurna berisiko mengganggu bahu jalan atau drainase,” jelas deputi Nani.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung untuk meninjau kemajuan lahan pengembangan FE seluas 785 ha dimana sedang dilakukan pembukaan dan pembersihan lahan seluas ±80 Ha. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai II menjelaskan perkembangan pembangunan irigasi termasuk pembuatan reservoar untuk mengairi kawasan tersebut. “Masih perlu adanya koordinasi antara pembersihan lahan, penataan lahan, dan irigasi karena masih belum sinergi tolong dikoordinasikan dan difokuskan ke lahan yang 80 ha di Pasingguran. Pembersihan lahan selesai, pembangunan irigasi bisa dimulai dan selanjutnya budidaya segera bergerak pula. Secara paralel mohon agar Bupati Humbang Hasundutan untuk mempersiapkan off-takernya atau investornya dan petaninya”, tutur Deputi Nani dalam arahan di lapangan.

Baca juga:  Menko Luhut Lantik Pejabat Level Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas Lingkup Kemenko Marves

Dalam kunjungan tersebut turut mendampingi pula Asisten Deputi Pengelolaan DAS dan Konservasi Sumber Daya Alam, Mochamad Saleh Nugrahadi. Asdep Saleh menyampaikan bahwa pembangunan irigasi di area 215 ha dan 785 ha dilaksanakan serempak oleh PUPR. Untuk menindaklanjuti arahan Ibu Deputi, akan dilakukan koordinasi, pemantauan dan evaluasi rutin agar terjalin sinergi dan kerja sama semua pihak untuk mensukseskan pengembangan Food Estate Humbang Hasundutan.

Dari lokasi food estate, kunjungan dilanjutkan menuju lokasi KHDTK dan Taman Sains dan Teknologi Herbal (TSTH) yang dikelola oleh IT Del. Di lokasi ini dilakukan telah dilakukan pembangunan jalan akses menuju lokasi TSTH yang direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2021. Walaupun belum sempurna, dengan akses baru ini waktu tempuh dari Bandara Silangit menuju kawasan KHDTK menjadi kurang dari satu jam; jauh lebih singkat daripada sebelumnya yang harus melewati gerbang PT TPL di Tele, Kab. Samosir. Pada kesempatan ini disampaikan bahwa di dalam KHDTK ini akan dibangun TSTH di area seluas total 15 Ha. Pada tahap pertama akan dibangun gedung manajemen, guest house, laboratorium, serta fasilitas umum. Kegiatan land clearing di areal seluas 83,9 Ha diprioritaskan untuk dimulai pada hari Senin 26 Juli 2021 dan untuk itu Deputi Nani meminta agar ada yang melakukan pengawasan dalam pelaksanaan land clearing, sekaligus menunjuk IT Del dan BPPT untuk melakukan pengawasan. Beliau juga menyampaikan agar dokumen lingkungan untuk TSTH segera diselesaikan. “Kita mencanangkan agar ground breaking pembangunan TSTH bisa dilakukan pada tanggal 16 Oktober 2021 yang bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia”, demikian disampaikan oleh Deputi Nani.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenko Maritim Bekali Pelatihan Maritim bagi Pelajar

Turut hadir Bupati Humbang Hasundutan beserta jajarannya, perwakilan dari Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Rektor IT Del.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel