Berita Deputi

Deputi Ridwan: 6 Infrastruktur di Provinsi Sumbar Diperbaiki Tahun Ini

Oleh 21 Jan 2020 Januari 29th, 2020 Tidak ada komentar
Deputi Ridwan: 6 Infrastruktur di Provinsi Sumbar Diperbaiki Tahun Ini
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Kemenko Marves melalui Plt. Deputi Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Transportasi Ridwan Djamaluddin melaksanakan rapat koordinasi (rakor) percepatan pembangunan Infrastruktur di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Rakor ini setidaknya membahas 6 (enam) infrastruktur di Provinsi Sumbar yang akan ditangani/ diperbaiki pada tahun 2020-2024.

“Adapun ke enam tersebut yakni Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Padang dan Kabupaten Solok Selatan,” kata Plt. Deputi Ridwan dalam rakor yang dilaksanakan di Kantor Kemenko Marves, Selasa (21-01-2020).

Untuk infrastruktur di Kabupaten Pasaman Barat, Plt. Deputi Ridwan memaparkan bahwa pada tahun 2019 progres pembangunan jalan Teluk Tapang dengan panjang jalan ± 41 Km, dengan jalan sudah diaspal sepanjang 7,75 km dan jalan sirtu sepanjang 1,85 km. Untuk Penanganan tahun ini (2020) disepakati dilanjutkan dengan pembangunan jalan menggunakan sirtu.

“Dalam hal ini agar Bupati Pasaman Barat segera bersurat ke Menteri LHK terkait pengajuan pengalihan izin pinjam pakai lahan seluas 12,5 Ha dari Pemkab Pasaman Barat ke Kementerian Perhubungan,” ungkapnya.

Baca juga:  Suar Kemaritiman Edisi 28 November 2018

Untuk infrastruktur yang ditangani di Kabupaten Agam akan dilanjutkan pembangunan jalan Palembayan – Palupuah.

Selanjutnya untuk Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019 telah dilakukan pembebasan tanah untuk lokasi baru jembatan Lubuk Pauh. Sehingga pada tahun ini, infrastruktur yang akan ditangani yakni proses pembangunan Jembatan Lubuk Pauh, yang dapat dilakukan oleh Kementerian PUPR.

“Kemudian Kabupaten Kepulauan Mentawai, pembangunan jalan Trans Mentawai Pantai Barat akan dilanjutkan dengan berkoordinasi dengan Taman Nasional, Kementerian LHK. Namun disarankan untuk membuka jalan dari pantai timur ke lokasi wisata atau desa yang banyak penduduknya,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Plt. Deputi Ridwan, untuk infrastruktur Kota Padang dilakukan pembangunan kawasan Marina Center di Muaro Padang dengan beberapa ketentuan antara lain menyangkut Proses AMDAL (Pelindo II dan Dinas Lingkungan Kota Padang untuk dapat berkomunikasi langsung), penyusunan Desain dan pengerukan dilakukan oleh PT. Pelindo II.

“Dalam hal ini akan disampaikan surat penugasan kepada PT. Pelindo II untuk melakukan pengerukan di kawasan Pelabuhan Muaro Padang. Selain itu, Kapal-kapal nelayan yang berlabuh di Pelabuhan Muaro Padang akan dipindahkan ke Pelabuhan Bungus. Sedangkan nelayannya diusulkan untuk direlokasi ke daerah Bungus dengan menyediaan Rumah Susun oleh Kementerian PUPR,” jelasnya.

Baca juga:  Menko Marves Bertemu dengan Ketua Dewan Direktur Exim Bank, Daniel James Romas

Dan terakhir mengenai pembangunan infrastruktur di Kabupaten Solok Selatan. Plt. Deputi Ridwan mengungkapkan bahwa pada tahun ini Kementerian PUPR agar melanjutkan penyelesaian Pembangunan Jalan Abai -Sungai Dareh.

Lebih lanjut, dalam rakor yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Walikota Sumbar, Bupati Sumbar serta Kementerian/ Lembaga terkait, Deputi Ridwan menjelaskan bahwa Kemenko Marves akan mendorong Kementerian PUPR untuk memberikan diskresi pembangunan jalan yang bukan jalan Nasional. “Kemenko Marves juga akan mendorong percepatan pembahasan zonasi Danau Maninjau ke Kementerian ATR/BPN,” pungkasnya.

Biro Perencanaan dan Informasi
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel