Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Deputi Ridwan Pimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Kerja Sama Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) dengan Tiongkok

By 26 Apr 2018 13:00Foto
IMG_5220

Maritim– Jakarta, Indonesia telah menawarkan kerja sama dalam pembangunan infrastruktur transportasi udara, kawasan industri, pariwisata serta pembangkit listrik tenaga air di wilayah Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Bali. Delegasi Tiongkok yang dipimpin oleh Vice Presiden China International Engineering Consulting Corporation (CIECC) Dou Hao membawa 16 ahli untuk mendiskusikan secara detil kerja sama tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin dalam rapat koordinasi tindak lanjut kerja sama Global Maritime Fulcrum- Belt and Road Initiative (GMF-BRI) pada hari Kamis (26 April 2018) menekankan kepada Delegasi Tiongkok bahwa pemerintah memberikan 4 syarat untuk berinvestasi. “Investor wajib menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, memanfaatkan tenaga lokal untuk kegiatan operasional, mendirikan industri dengan nilai tambah dari hulu ke hilir dan harus ada transfer teknologi yang efektif sehingga keberlanjutan proyek ini dapat terjamin,” tegasnya.***

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Deputi Ridwan Pimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Kerja Sama Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) dengan Tiongkok