FotoBerita DeputiDeputi 3

Ditargetkan Beroperasi Awal Tahun 2022, Kemenko Marves Dukung Percepatan Pembangunan PSN Tol Cisumdawu

Dibaca: 41 Oleh Jumat, 26 November 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 11 26 at 23.06.53
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-754/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves – Jakarta, Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA) Rahman Hidayat yang merupakan bagian dari Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengadakan kunjungan lapangan proyek Infrastruktur Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pada Jumat (25-11-2021). Kegiatan ini diadakan untuk meninjau secara langsung progres dan percepatan pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.

Tol dengan ruas sepanjang 61,71 kilometer ini ditargetkan selesai konstruksi keseluruhan tahun 2022. Dalam peninjauan tersebut, Asdep IDPSDA Rahman Hidayat bersama tim mengunjungi seksi 3 Sumedang-Cimalaka, seksi 4 Cimalaka-Legok, seksi 5 Legok-Ujung Jaya, dan seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan. Untuk tol seksi 3 sudah siap operasional, namun masih menunggu penyelesaian konstruksi seksi 1 dan seksi 2 agar dapat digunakan. Sedangkan untuk seksi 4-6, akan dilakukan percepatan pembangunan secara maksimal di bulan Desember 2021.

“Kunjungan ini merupakan bentuk monitoring kami dan kali ini yang menjadi fokus adalah penanganan banjir terdampak luapan Sungai Cipelang di Seksi 6B yang mengganggu masyarakat dan penyelesaian tanah wakaf terdampak pembangunan tol,” ujar Asdep Rahman.

Baca juga:  Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Selenggarakan Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko

Salah satu masalah yang perlu diselesaikan terkait percepatan pembangunan tol Cisumdawi ini adalah penanganan banjir akibat luapan Sungai Cipelang. Titik yang terdampak adalah delapan unit pemukiman di Dusun Cilega, Desa Sakurjaya. Genangan air tersebut terjadi selama kurang lebih dua jam akibat curah hujan tinggi dan belum selesainya pembuatan aliran air ke Sungai Cipelang. Oleh sebab itu, untuk meminimalisasi dampaknya, kini berbagai pihak sedang menampung aspirasi masyarakat dan menyinergikannya dengan teknik pembangunan jalan tol, seperti dengan dibuatnya tanggul penutup sementara di saluran sekitar dan dilakukannya koordinasi intens antara kontraktor dengan petugas lapangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. Tujuannya, supaya penyelesaian dapat dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

“Untuk penanganan banjir, aspirasi masyarakat menjadi variabel yang sangat penting untuk penyelesaian masalah, tetapi kita harus percaya bahwa usulan-usulan itu akan dijadikan pertimbangan penanganan oleh instansi terkait,” beber Asdep Rahman dalam kesempatan yang sama.

Kemudian, mengenai pengamanan objek vital menjadi tugas POLRI. “Kami melakukan pengaman, mitigasi, dan penegakan hukum yang diperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan Tol Cisumdawu,” beber AKBP Yulian, Wakil Kepala Direktur Ombvit Polda Jabar.

Baca juga:  Bimbingan Teknis Penyusunan Anggaran Dan Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Dan Lembaga (RKA-K/L)

Sebagai informasi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, Dandim 0610 Sumedang, Kasubdit Lahan Bina Marga PUPR, Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung, Kepala Satuan Kerja Pengadaan Tanah Jalan Tol Wilayah I, PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Cisumdawu-Kementerian ATR/ BPN, Wakil Direktur Pam Obvit Polda Jabar, Sekretaris Badan Wakaf Indonesia, Kepala Kantor Kementerian Agama Sumedang, Kasudit Pengamanan Aset Wakaf Kemen Agama, Direktur Teknik PT. Citra Karya Jabar Tol (PT. CKJT), Perwakilan PT Brantas Abipraya, dan Konsultan Pelaksana Seksi 4-5.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel