Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Dive For Debris: Puluhan Penyelam Bersihkan Laut Sekitar Labuan Bajo

whatsapp-image-2016-12-13-at-14-27-45

Labuan Bajo [Humas-Maritim] Sampah plastik seberat 482 kg diangkat dari laut sekitar Labuan Bajo dalam kegiatan gerakan budaya bersih kerja sama Kemenko Maritim dengan Kemenko PMK, Kementerian Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Dive Operator Community Komodo (DOCK) (10/12).

Kegiatan yang bertema ‘Dive for Debris – Save our Sea’ ini melibatkan puluhan penyelam yang berasal dari berbagai negara. Labuan Bajo dengan taman nasional komodo selain terkenal sebagai habitat alami komodo juga terkenal sebagai salah satu surga diving.

Indonesia saat ini menduduki peringkat kedua penghasil sampah plastik laut setelah China. Sampah plastik selain merusak ekosistem juga mengancam keindahan alam yang juga menjadi asset obyek wisata.

“Masalah sampah plastik sudah menjadi masalah global, kita harus bergerak dengan tindakan nyata. Tidak hanya dengan gerakan bersih, tapi juga mendorong budaya bersih serta pengelolaan sampah. Lautan bukan tempat sampah.” Disampaikan Deputi Bidang SDM, Iptek dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin dalam sambutannya sebelum melepas tim penyelam. “Pemerintah, wisatawan, tour operator dan masyarakat harus bekerja sama dan jangan saling menyalahkan untuk mengatasi masalah sampah.”

Selain melakukan kegiatan di laut, siswa sekolah dasar dan berbagai elemen masyarakat juga ikut kerja bakti membersihkan kawasan pantai dan pelabuhan. Total sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diproses sebagaimana mestinya adalah 1370 kg, dengan komposisi sampah plastik laut 482 kg, 888 kg di darat dimana 779 kg (87,7%) adalah sampah non organik dan sisanya 109 kg (12,3 %) adalah sampah organik***

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Foto Siaran Pers Narasi Tunggal
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Dive For Debris: Puluhan Penyelam Bersihkan Laut Sekitar Labuan Bajo