Berita DeputiBeritaDeputi 4

Dukung Pengurangan Sampah Plastik Laut, Menko Luhut: Tingkatkan Daur Ulang Sampah Plastik

Dibaca: 37 Oleh Kamis, 17 Desember 2020Tidak ada komentar
Dukung Pengurangan Sampah Plastik Laut, Menko Luhut: Tingkatkan Daur Ulang Sampah Plastik
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Menindaklanjuti pernyataan kehendak yang telah ditanda tangani pada 3 September 2020, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Minderoo Foundation menandatangani Memorandum Kesepahaman untuk membentuk “Sea the Future Indonesia” pada Kamis (17 – 12 – 2020) – program nasional untuk mendukung daur ulang plastik, sebagai mesin pemulihan dan pertumbuhan hijau, dan mengakhiri pencemaran sampah plastik di laut Indonesia.

Kemitraan ini akan membantu mencapai target penanganan sampah plastik hingga 70% di perairan pesisir Indonesia ditahun 2025 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut, dan dalam kurun waktu yang sama bertujuan untuk menggandakan tingkat daur ulang plastik.

Program ‘Sea the Future’ Minderoo akan mempertemukan perusahaan multi-nasional – produsen dan pengguna kemasan plastik terkemuka – dan  merancang solusi perdagangan berbasis pasar untuk plastik daur ulang dan memberikan insentif finansial untuk pengumpulan, daur ulang, dan pemanfaatan sampah plastik daur ulang sebagai bahan baru bagi industri.

Sea the Future Indonesia akan berkontribusi untuk tujuan Indonesia dalam menangani sampah plastik di laut, menciptakan lapangan kerja baru di industri hijau daur ulang, mengurangi ketergantungannya pada impor plastik virgin, dan akan berupaya mencapai komitmen Indonesia di tingkat internasional sebagaimana disebutkan dalam capaian PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan. Sebuah Kelompok Kerja Bersama akan dibentuk untuk mengoordinasikan dan membentuk peluncuran proyek percontohan Sea the Future di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan bentuk persahabatan antara Indonesia dan Australia. Melalui kerja sama ini, sampah plastik yang selama ini tidak terkelola dengan baik telah menjadi masalah besar bagi lingkungan, diharapkan melalui program ini dapat dikurangi dan digunakan sebagai bahan yang dapat didaur ulang menjadi bahan baru,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Untuk membersihkan planet kita dari bencana polusi plastik yang merusak, kita perlu menciptakan pasar yang sehat dan berkelanjutan untuk plastik daur ulang.  Pembuktian atas kelayakan plastik daur ulang untuk diaplikasikan dengan mutu tinggi, dan keuntungan finansial bagi industri plastik, adalah roda penggerak penting untuk mendorong roda menuju perubahan nyata, tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia” kata Dr Forrest.

“Kerja sama ini merupakan implementasi konkrit dari keseriusan pemerintah Indonesia untuk mencapai target dalam menanggulangi sampah plastik di laut. Kami harap melalui penandatanganan kerja sama ini, program yang telah dirancang bersama dapat segera terlaksana,” tutup Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Baca juga:  Tanggapi Bencana Abrasi di perbatasan, Kemenko Maritim Fokuskan Rehabilitas Mangrove

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel