Berita DeputiDeputi 4

Gali Masukan untuk Peningkatan Perekonomian Warga _Exit Tol Serang-Panimbang, Kemenko Marves Gelar FGD

Dibaca: 13 Oleh Jumat, 26 November 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 11 26 at 11.30.39 PM 1
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-767/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves – Serang, Untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Banten,  Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi  mengadakan Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) di Serang, Banten pada Hari Jumat (26-11-2021).

Mewakili Deputi, Asisten Deputi Bidang Infrastruktur, Pengembangan Wilayah Djoko Hartoyo menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan untuk mengajak berbagai pihak agar dapat membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar 7 pintu exit tol Serang-Panimbang.

“Ini merupakan salah satu bentuk follow up dari rapat koordinasi tingkat menteri dyang dipimpin oleh Menko MarVes pada tanggal 18 Februari 2021 tentang pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastuktur,” ujarnya membuka rapat.

Lebih lanjut, Asdep Djoko menceritakan bahwa sehari sebelumnya, tim kemenko MarVes telah berkunjung ke jalan tol Serang-Panimbang. Pada seksi 2 dan seksi 3 ada beberapa permasalahan yang akan kita koordinasikan untuk diselesaikan,” ungkapnya.

Kemenko Marves menggandeng para pegiat media sosial, pelaku bisnis umkm, lsm dan para akademisi serta pemda untuk mendapatkan masukan tidak hanya dari pendekatan triple helix melainkan secara multiple helix. Asdep Djoko mengatakan, dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan dia berharap mendapat banyak masukan untuk mengurai permasalahan yang ada.

Baca juga:  Pulau Papagarang Miliki Proyek Desalinasi Bertenaga Surya Pertama di Indonesia

“Terutama masalah sosial yang berdampak kepada masyarakat yang berada di sekitar Tol Serang-Panimbang. Alhamdulillah masyarakat Lebak, dan Pandeglang yang lahannya dilewati trase tol, mereka dapat menerima dengan sangat antusias karena diganti untung,” terang Asdep Djoko.

Usaha dalam meningkatkan infrastruktur Banten tidak hanya berhenti di kegiatan FGD ini saja. Kemenko Marves akan terus membantu menindaklanjuti dan memfasilitasi masukan dari warga Banten hingga dapat terimplementasi di lapangan.
Acara ini dihadiri pula oleh Kepala Biro Hukum Kemenko Marves, Tenaga Ahli Deputi Infrastruktur dan Transportasi, Badan Perencana Pembangunan Daerah, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Akademisi Universitas Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dan Universitas Banten Jaya.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya  Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Djoko Hartoyo dan Kepala Biro Perencanaa Arif Rahman telah melakukan kunjungan kembali ke Jalan Tol Serang-Panimbang setelah diresmikan presiden Jokowi, Kamis (25-11-2021).

Baca juga:  Kemenko Maritim dorong Program Penghapusan Penggunaan Merkuri

“Pada peresmian seksi 1 tanggal 16 November Presiden menjanjikan pada tahun 2023 jalan tol serang-panimbang ini akan selesai,” ungkap Asdep Djoko Hartoyo.

Asdep Djoko juga mengatakan Kemenko Marves akan membantu mengupayakan perkembangan perekonomian masyarakat khususnya yang tinggal di pintu keluar tol Serang-Panimbang dan melibatkan para pegiat organisasi, pelaku bisnis, akademisi dan stakeholders lainnya.

Biro Komunikasi
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel