HeadlineBerita DeputiDeputi 3Siaran Pers

Gelar Rapat Kerja Tahunan dan Konsolidasi Program, Kemenko Marves Tekankan Komitmen Pemerintah dalam Membangun Infrastruktur

Dibaca: 55 Oleh Sabtu, 12 Desember 2020Tidak ada komentar
Gelar Rapat Kerja Tahunan dan Konsolidasi Program, Kemenko Marves Tekankan Komitmen Pemerintah dalam Membangun Infrastruktur
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyelenggarakan rapat kerja untuk menyusun laporan tahunan tahun 2020 dan melakukan konsolidasi program. Plt Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ayodhia G.L. Kalake mengatakan kegiatan ini membahas program kerja sekaligus menyusun laporan tahunan dan penyusunan laporan kinerja dituangkan dalam perjanjian kinerja.

Plt Deputi Ayodhia mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin dalam lima tahun ke depan pembangunan infrastruktur akan menjadi fokus yang harus dikerjakan. “Sesuai dengan visi poros maritim dunia, kita harus memperkuat poros maritim dalam pembangunan infrastruktur dan transportasi sesuai dengan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” kata Plt Deputi Ayodhia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11-12-2020).

Plt Deputi Ayodhia menjelaskan selain infrastruktur dan transportasi ada juga mobil listrik yang menjadi fokus pemerintah ke depannya. Apalagi saat ini negara-negara berkembang sudah melirik mobil listrik buatan asli Indonesia, sehingga pihaknya berencana membuat sebuah acara atau side event dalam Program kegiatan AIS Forum (Archipelagic and Island States) untuk bisa menawarkan mobil listrik tersebut di pasar internasional.

Baca juga:  Distribusi Bantuan dari Yayasan Taiwan Mulai Dilakukan 

Selain itu, Kemenko Marves juga mendapat tugas untuk melaksanakan pengawalan terhadap sejumlah Proyek Prioritas Nasional (Major Project) dalam Program Prioritas RPJMN 2020-2024 yang  dikoordinasikan Kemenko Marves dengan kementerian lembaga (K/L) terkait maupun pihak lainnya.

“Diantaranya Kereta Api Makasssar-Pare Pare, Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu, Pembangkit Listrik 27.000 Mw dan Transisi 19.000 Kms dan Gardu Induk 38.000 MVa, Pembangunan dan Pengembangan Kilang Minyak, Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan (2.219 Km), Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan di 6 Wilayah Metropolitan: Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang dan Makassar, dan Pengamanan Pesisir 5 Perkotaan Pantura Jawa,” sebut Plt Deputi Ayodhia.

Adapun penugasan lainnya yang diemban Kemenko Marves untuk mengoordinasikan program yang masuk ke dalam Major Project yang telah ditentukan pemerintah beberapa tahun ke depannya misalnya pembangunan Infrastruktur Jaringan Gas Kota untuk 4 Juta Sambungan Rumah; Jembatan Udara 37 Rute di Papua; Jalan Trans pada 18 Pulau Tertinggal, Terluar dan Terdepan; Jalan Trans Papua Marauke-Sorong; 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas; 9 Kawasan Industri di Luar Jawa dan 31 Smelter.

Kemudian terkait Industri 4.0 di 5 Sub Sektor Prioritas; Pembangunan Energi Terbarukan B100 Berbasis Kelapa Sawit; Revitalisasi Tambak di Kawasan Sentra Produksi Udang dan Bandeng; Pembangunan Wilayah Batam-Bintan; Penguatan Jaminan Usaha Serta 350 Korporasi Petani dan Nelayan; Integrasi Pelabuhan Perikanan dan Fish Market Bertaraf Internasional, dan terkait Ibu Kota Negara (IKN).

Baca juga:  Gelar Rakor Kemenko Maritim Bahas Soal Konservasi

“Pusat Kegiatan Strategis Nasional yakni PKSN Paloh Aruk, PKSN Nunukan, PKSN Atambua, PKSN Kafemenanu, PKSN Jayapura, PKSN Merauke; Pengembangan Wilayah Metropolitan  yakni WM Palembang, WM Banjarmasin, WM Denpasar, daan WM Makassar,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Kemenko Marves, Arif Rahman dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pada 2021 terdapat sedikit perbedaan dalam penyelengaraan program dan kegiatan. Bahkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahunan sebagai rencana kerja pemerintah selalu mengedepankan infrastruktur termasuk di  RPJMN 2020-2024 baik yang berkaitan dengan program yang ada di Kemenko Marves.

“Agenda pembangunan D3 akan terus mengawal agenda pembangunan. RPJMN Indikator Kinerja Utama (IKU) Konektivitas dan Infrastruktur membahas meningkatnya infrastruktur layanan dasar dan meningkatnya konektivitas wilayah,” ungkap Kepala Biro Arif.

Kepala Biro Arif menuturkan pembangunan konektivitas dan infrastruktur bertujuan mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan. Sisi lain infrastruktur digital sesuai arahan presiden juga harus segara dibangun dan mempercepat pembangunannnya serta pembentukan tim gugus tugas untuk mengawal pelaporan major project.

“Ada lima kelompok major project dengan 20 proyek yang di kawal D3. Dibuat Kepmenko Nomor 83 tahun 2020 tentang gugus tugas major project,” ujarnya.

Baca juga:  Antisipasi Lonjakan Jumlah Penderita COVID-19, Pemerintah Larang Kerumunan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Dia menambahkan Kemenko Marves juga punya tugas dan tanggung jawab untuk mengawal kegiatan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dikerjakan setiap deputi di internal Kemenko Marves dan hasilnya dilaporkan ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

“17 goal SDGs bisa sejalan dengan RPJMN Kemenko Marves,” pungkasnya.

Pada rapat kerja dan konsolidasi program Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves yang digelar pada 3-5 Desember 2020 ini, Sekretaris Deputi dan para Asisten Deputi (Asdep) menyampaikan hasil kinerja tahunan dan pandangan terkait RKP berikutnya yang akan dikerjakan. Sehingga dengan adanya konsolidasi dalam kegiatan ini rencana yang disusun dan akan dikerjakan dapat berjalan dengan baik.

Biro Komunikasi
Kementerian Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel