Berita

Gelar Workshop Produksi Konten Kreatif untuk Podcast Kemenko Marves, Biro Komunikasi Tingkatkan Layanan Kehumasan

Dibaca: 49 Oleh Rabu, 21 Oktober 2020Tidak ada komentar
Gelar Workshop Produksi Konten Kreatif untuk Podcast Kemenko Marves, Biro Komunikasi Tingkatkan Layanan Kehumasan
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Tangerang, Guna meningkatkan kapasitas kehumasan lingkup Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Biro Komunikasi melalui Bagian Hubungan Masyarakat mengadakan Workshop Produksi Konten Kreatif untuk Podcast Kemenko Marves. Acara ini diadakan di Tangerang pada Rabu-Jumat (21-23 Oktober 2020).

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Sesmenko Marves) Agung Kuswandono mengapresiasi acara ini. “Kita sudah memasuki era yang berbeda, tidak lagi bersifat one way communication. Kini masyarakat dapat memperoleh informasi tentang pemerintah dengan mudah”, lanjutnya. Dengan begitu, pemerintah harus menyesuaikan dengan memanfaatkan media digital yang banyak digunakan oleh masyarakat, seperti Podcast.

Sementara itu, Kepala Biro (Karo) Komunikasi Andreas Dipi Patria mengatakan bahwa Podcast, sebuah istilah yang berasal dari kata POD yang berarti play on demand dan cast yang berasal dari kata broadcast, menjadi media komunikasi yang penting di masa kini. Mendukung pernyataan Sesmenko Agung, Karo Andreas juga menekankan tentang pentingnya pemerintah beradaptasi dengan perkembangan zaman, terlebih karena publik memiliki hak untuk memperoleh informasi yang faktual.

Baca juga:  Menko Luhut : Jika Masih Ada Yang Mencemari Citarum, Akan Ditindak Tegas Tanpa Kecuali!

Hal yang menjadi tantangan adalah, “Masyarakat masa kini lebih tertarik mendengarkan daripada membaca berita sehingga kita harus mulai membuat podcast,” ungkap Karo Andreas. Tio Prasetyo Utomo sebagai salah satu narasumber juga menjelaskan bahwa podcast berkembang secara cepat di Indonesia. Mengutip dari riset Daily Social pada tahun 2018 dengan 2.032 reponsden pengguna smartphone, ia mengatakan, “70 persen masyarakat Indonesia mengetahui tentang Podcast dan 80 persen pernah mendengarkan podcast selama enam bulan terakhir,” ungkapnya.

“Saya ingin kita punya kemampuan untuk menggali informasi dari narasumber dan mengungkapkan informasi tersebut ke publik,” tambah Karo Andreas. Meskipun ingin memperoleh jawaban yang mendalam dari narasumber, terdapat beberapa etika yang perlu diperhatikan. Pertama, jujur dengan mengangkat fakta. Kedua, kecermatan dan ketelitian agar dapat mendapatkan jawaban yang rinci. Ketiga, bersikap netral dan objektif dalam berdiskusi. Keempat, beri perhatian pada narasumber. Kelima, buat responden tenang sehingga ia dapat menyampaikan pikiran dan perasaannya.

Acara ini turut mengundang Tio Prasetyo Utomo yang membahas topik “Cara Berkomunikasi di dalam Talkshow” dan Yasser Fikry dengan materi “Bagaimana Menjadi Seorang Podcaster.” Kedua pembicara ini diminta untuk memberikan paparan pada workshop hari pertama. Workshop Podcast Lingkup Kemenko Marves akan diadakan selama tiga hari hingga Jumat (23-10-2020). Narasumber lainnya adalah Tri Alida Apriliana yang akan mengangkat tema Pemilihan Isu untuk Produksi Podcast, Dewi Suspaningrum mengenai Branding Podcast dan Monetisasi Podcast, serta Ezki Tri Rezeki yang akan memimpin sesi Diskusi dan Sharing Session.

Menutup sambutannya, secara optimis Sesmenko Agung mengungkapkan, “Saya berharap Biro Komunikasi dapat menjadi leading sector di antara Kemenko maupun di Kementerian/Lembaga (K/L)”.

Baca juga:  Menko Luhut Memberikan Paparan Terkait Rencana Pembangunan Ibu Kota Negara Kepada Tim Tony Blair dan Tim Masayoshi Son

Workshop ini bukan hanya dihadiri oleh Biro Komunikasi, tetapi juga unit kerja lain lingkup Kemenko Marves.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel