FotoBerita DeputiDeputi 5

Gencarkan Pengembangan E-Sports dan Game Lokal Indonesia, Kemenko Marves Gelar Rakor bersama Pelaku Industri

Dibaca: 13 Oleh Jumat, 7 Mei 2021Tidak ada komentar
Gencarkan Pengembangan E-Sports dan Game Lokal Indonesia, Kemenko Marves Gelar Rakor bersama Pelaku Industri
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-315/HUM/ROKOM/SET.MARVES/V/2021

Marves – Bogor, “Subsektor _game_ merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif. Melihat besarnya potensi, minat dan permintaan terhadap subsektor ini, maka dari itu kami melihat ini sebagai sebuah peluang, momentum yang perlu kita besarkan dan angkat bersama-sama,” beber Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Sartin Hia saat membuka Rapat Koordinasi Dukungan _Stakeholders_ Dalam Pengembangan Game Lokal pada Jumat (7-05-2021) di Hotel Aston, Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, pemerintah memahami bahwa saat ini masih ada berbagai tantangan bagi industri _game_ lokal, terutama bahwa pangsa pasar di Indonesia masih didominasi _game-game_ dari negara lain. Untuk itu, pada rapat ini diharapkan adanya saran dan masukan terutama dari para pelaku industri _game_ dan Esports agar pemerintah dapat mendorong percepatan dan memberikan perlindungan terhadap pengembangan Esports dan _game_ lokal di Indonesia. “Hal ini tentunya menjadi sebuah contoh baik akan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri,” lanjut Asdep Sartin.

Baca juga:  Menko Luhut Pimpin Rapat Tentang Pembangunan Pelabuhan Teluk Santong

“Kemenparekraf sudah mulai mengembangkan E-sports sejak tahun 2016. Dulu kita melakukan yang namanya _Bekraf Game Prime_ atau BGP. Pada acara itu kita fasilitasi Esports. Ketika di tahun 2019 akhir Kemenpar dan Bekraf digabung, kami tetap melakukan berbagai upaya pengembangan di tengah pandemi, seperti contohnya _showcasing_,” jelas Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Selliane Ishak dalam kesempatan yang sama.

Dalam rakor ini, ada dua poin utama yang dibahas. Yang pertama adalah perkembangan _game_ lokal Indonesia, dimana para pelaku industri memaparkan situasi dan perkembangannya masing-masing. Serta rencana pelaksanaan kompetisi game lokal di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (5 DPSP). Ajang ini diharapkan akan menjadi bentuk promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Untuk penyelenggaraan even tersebut, dibutuhkan kerja sama berbagai kementerian/lembaga terkait. Salah satunya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Terkait dukungan Kominfo dalam penyelenggaraan kompetisi, BAKTI telah merealisasikan penyediaan infrastruktur dan publikasi, berupa 380 akses internet dan sekitar 40 _Base Transceiver Station_ (BTS). Kalau memang dibutuhkan penguatan sinyal dalam kompetisi ini, hal ini dapat kami optimalkan nantinya,” ujar perwakilan BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sarino.

Baca juga:  5 Alasan Krusial Hentikan Deforestasi Hutan Mangrove di Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) Cipto Adiguno yang hadir secara virtual memaparkan, “Kami dibentuk pada tahun 2013 seiring dengan perkembangan industri _game_ di Indonesia. Sekarang, muncul juga asosiasi-asosiasi yang menaungi cabang-cabang dari _game_ itu sendiri seperti khusus E-sports dan sebagainya”. Saat ini, menurutnya, yang menjadi fokus asosiasi dari tahun 2019 hingga 2024 adalah pengembangan dan promosi.

Menyambung, Garena Business Development & Esports Samuel Jeffrey menyatakan kesiapan asosiasinya untuk mendukung rencana pemerintah tersebut.
“Garena siap mendukung program pemerintah dalam mengembangkan industri _game_, kami juga memiliki pengalaman menyelenggarakan acara turnamen Garena World di Thailand yang juga terbukti menjadi daya tarik pariwisata, karena acara ini dihadiri rombongan pemain dan fans,” tegasnya.  Sejauh ini, pihaknya telah memasukan berbagai elemen Indonesia pada beberapa _game_ kami, seperti latar Candi Borobudur, Lawang Sewu, kemudian karakter pahlawan lokal Wiro Sableng.

Turut hadir dalam rakor ini adalah perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Perindustrian, Garena, Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PBESI), Asosiasi Game Indonesia (AGI), Asosiasi Cipta Kreasi Indonesia (Cakra), Garena, serta tim E-sports Island of Gods, Persija, Elang Jawa, Manyala, Persikabo dan Persita.

Baca juga:  Menko Luhut Menyaksikan Serah Terima Hibah Tanah, di PBNU

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel