Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Gerakan Indonesia Bersih di BKT Cilincing

IMG_3989

Maritim – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengadakan kegiatan Gerakan Indonesia Bersih serentak di 10 lokasi di Jakarta, salah satunya di Banjir Kanal Timur (BKT), Cilincing, Jakarta Utara. Gerakan yang berlangsung pada Sabtu (6/05/2017) ini adalah dalam rangka memperingati Hari Bumi.

“Jadi hari ini kita punya kegiatan Gerakan Aksi Bersih. Gerakan itu merupakan implementasi dari Inpres 12 tahun 2016 untuk gerakan Revolusi Mental dan juga memperingati Hari Bumi, di mana Pak Menko Luhut ditugaskan untuk menjadi koordinator Gerakan Indonesia Bersih,” kata Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim Kemenko Maritim, Elvi Wijayanti di lokasi.

Elvi memaparkan, adapun bagian dari Gerakan Indonesia Bersih itu dilakukan serentak hari ini di 10 lokasi di dua pulau di Jakarta dan 8 Wilayah Pesisir Pantai Utara di Jakarta, di antaranya di BKT Cilincing ini. Sementara itu, Menko Luhut bersama dengan Kementerian, Lembaga, serta para Duta Besar secara langsung menghadiri lokasi lainnya yakni TPI Cilincing, untuk mendukung pelaksanaan gerakan aksi bersih ini. Sebetulnya rangkaian kegiatan dimulai sejak tanggal 2 Mei dengan melakukan edukasi gerakan aksi bersih kepada murid – murid Sekolah Dasar di sekitar Clincing, dan hari ini terjun langsung ke Lapangan.

IMG_4020

“Nah ini merupakan langkah awal dari berbagai kegiatan yang harus dikoordinir Kemenko Maritim. Jadi 10 lokasi aksi bersih ini secara paralel dilakukan bersamaan, dengan peserta rata-rata di setiap tempat 200 – 400 pasukan yang terdiri dari misalnya di sini melibatkan berbagai Pemuda seperti Pelajar dari SMA, mahasiswa STIP Jakarta, Universitas Dharma Persada Fakultas Teknologi Kelautan, Pasukan Orange, KBN, serta masyarakat sekitar,” ujarnya.

“Ini sebetulnya semacam dorongan agar kita dapat menggerakkan masyarakat dan mulai menyadari sampah ini merupakan tantangan buat kita, karena Indonesia didaulat menjadi penghasil terbesar sampah ke dua di dunia setelah Cina. Nah itu kita tidak bisa berdiam diri, maka dengan penugasan Pak Menko, kita mulai menggerakkan semua,” ujarnya.

IMG_3979

Adapun tujuannya, lanjut Elvi, adalah agar masyarakat Indonesia bisa bergerak memerangi combating debris, terutama sampah plastik yang sebetulnya kalau kita sadari sampah akan bermuara ke laut, Hal tersebut mengganggu lingkungan tentunya, bahkan biota sumber daya hayati di sana. Bukan hanya tanaman laut, tetapi juga makhluk hidup lainnya terutama ikan yang menjadi salah satu makanan pokok sumber protein konsumsi utama atau makanan sehari-hari masyarakat.

“Kita Gencar kampanye makan ikan, tapi jika ikan tidak sehat kan kurang baik Ini juga. Selalu ditekankan oleh Pak Luhut dan Bu Devi yang menjadi pionir kita perlu selalu hidup bersih. Jika tidak akan berpengaruh buruk tehadap lingkungan termasuk laut dan ikan yang kita konsumsi. Ikan-ikan tersebut biasa makan plankton, bisa jadi konsumsi plastik yang sulit terurai, sehingga sudah pasti tidak sehat juga untuk kita makan,” jelasnya.

“Oleh karena itu tujuan kegiatan aksi bersih ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat termasuk mengedukasi anak – anak kita akan perlunya memerangi sampah terutama sampah plastik,” tambahnya.

Kemudian menjadi bagian dari itu, ada rencana aksi nasional memerangi sampah plastik terutama yang ada di laut, seperti contoh, sudah banyak dijumpai di Wisata Bali saja itu sangat banyak sampah, yang sebetulnya belum tentu itu sampah produksi dari masyarakat kita, tetapi bisa jadi karena arus laut membawa sampah itu ke wilayah negara kita. Banyak di wisata pinggir pantai itu sampah ke bawa oleh laut dan ada di tempat kita, dan harus segera diatasi,” pungkasnya.

 

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Artikel Reformasi Birokrasi Berita Siaran Pers Berita Deputi Narasi Tunggal Foto
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Gerakan Indonesia Bersih di BKT Cilincing