BeritaSiaran Pers

Hadapi Tantangan Acara Virtual di Masa Pandemi, Biro Komunikasi Selenggarakan Workshop Public Speaking Untuk Even Virtual

Dibaca: 88 Oleh Selasa, 15 Juni 2021Tidak ada komentar
Hadapi Tantangan Acara Virtual di Masa Pandemi, Biro Komunikasi Selenggarakan Workshop Public Speaking Untuk Even Virtual
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Siaran Pers
No.SP-365/HUM/ROKOM/SET.MARVES/VI/2021

Marves – Jakarta, Untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan terkait kemampuan berkomunikasi di hadapan umum, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melaksanakan Workshop Public Speaking for Virtual Events secara daring pada Selasa, 15 Juni 2021. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono menyampaikan bahwa acara ini sangat penting untuk  meningkatkan pemahaman dan wawasan terkait kemampuan berkomunikasi khususnya di hadapan umum.

Menurutnya, acara workshop tersebut sangat penting karena sekarang model komunikasi pemerintah tidak bersifat one way traffic , tetapi two-way traffic . “Informasi tersebar di mana-mana, kalau kita tidak menyampaikan informasi yang benar dari pemerintah, maka akan muncul informasi-informasi yang menyesatkan dan membuat jatuhnya negara kita. Kemudian, membuat lemahnya mental kita dan masyarakat. Akhirnya bahaya besar yang muncul di depan yaitu kita nggak akan pernah bisa maju,” kata Sesmenko Agung dalam membuka sambutannya.

Diapub menambahkan agar pemerintah mampu menjebol persepsi dan menguatkan mental untuk bergerak maju. Tanpa itu Negara Indonesia tidak akan pernah menjadi negara besar. Salah satu yang harus dilakukan adalah membuka komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat.

“Mari kita lawan para penyebar hoax itu dengan cara memberikan informasi yang benar. Selain itu, informasi yang benar ini harus disampaikan dengan cara yang baik dan menarik. Pemerintah sekarang harus benar-benar pandai mengolah bahan komunikasi ini dan menyampaikannya dengan baik kepada masyarakat,” tambah Sesmenko Agung.

Baca juga:  Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Selatan, Pemerintah Bangun Jalur Kereta Api Makassar-Parepare

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi Andreas Dipi Patria menyampaikan bahwa kemampuan public speaking ini penting apalagi setelah kurang lebih 1 tahun ini dilanda pandemi COVID-19 dan mengalami perubahan-perubahan dalam bekerja.

“Dalam kondisi pandemi covid pada saat ini, maka frekuensi untuk melaksanakan pertemuan melalui event-event virtual ini sangat tinggi baik dilaksanakan secara formal maupun acara-acara tertentu hal yang lebih santai atau informal bahkan pelatihan-pelatihan seperti yang kita ikuti pada hari ini. Oleh karena itu, tentu saja kondisi ini membuat kita perlu menyesuaikan diri,” kata Karo Andreas.

Selain itu, tambahnya, pemerintah membutuhkan suatu model atau cara terutama dalam rangka mengisi acara dan atribut lainnya supaya dapat menguasai atau melaksanakan kegiatan virtual  dengan lebih lancar dan lebih terarah.

Workshop Public Speaking for Virtual Events ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka melaksanakan amanat undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Hal ini termasuk  tugas dan fungsi Kemenko Marves terkait dengan organisasi dan tata laksana organisasi terutama yang terkait dengan tugas koordinasi, fasilitasi dan pelaksanaan pengelolaanserta pelayanan informasi publik.

Workshop Public Speaking for Virtual Events ini menghadirkan narasumber praktisi komunikasi, Astri Megatari. Selain itu, narasumber juga pernah menjadi Reporter dan Presenter stasiun televisi nasional, seperti TRANS TV dan RCTI. Astri menjelaskan bahwa kita harus menjadi public speaker yang efektif dan menjabarkan bagaimana caranya.

Baca juga:  Suar Kemaritiman Edisi 17 Agustus 2018

Pada awal paparannya, Astri menyebutkan bahwa seorang pembicara harus mengetahui siapa yang menjadi audiens nya.  “Setelah mengetahui siapa audiensnya, kemudian gunakan
nada berbicara seperti biasanya saat kita ngobrol tidak perlu ditambah atau dilebih-lebihkan. Jangan mencoba atau meniru gaya berbicara orang lain karena hal tersebut akan sangat melelahkan,” tutur Astri.

Tips lain yang dia sebutkan yakni untuk melakukan riset sebelum  presentasi atau sebelum berbicara di depan umum.  “Di sini riset mengenai data jika misalnya di dalam presentasi membutuhkan sebuah data dan harus dipelajari secara mendalam. Kemudian, kita perlu menarik perhatian atau menaikkan mood audiens agar mereka lebih fokus dalam mendengarkan apa yang kita sampaikan,” ungkap Astri.

Di masa pandemi ini, pelaksanaan workshop secara virtual menjadi lebih tinggi intensitasnya. Astri menjabarkan bahwa ini merupakan tantangan untuk kita, tapi tentu saja tetap ada cara untuk membuat acara virtual ini tetap menarik dan bermanfaat.

“Memang tantangan webinar itu adalah itu tadi ya karena kita banyak banget, misal tidak semua orang yang ikut itu ada di tempat tertutup mungkin saja mereka ada di tengah-tengah kesibukan lain. Jadi, pikiran mereka terbagi dan tidak fokus di dalam webinar. Cara yang bisa dilakukan adalah supaya efektif berbicara di event virtual seperti saat ini adalah pastikan materi yang kita sampaikan itu terlebih dahulu itu sudah disampaikan kepada para pembicara atau setelah acara materi bisa di sampaikan kepada seluruh pesert,” beber Astri.

Baca juga:  PPKM Darurat Hari ke-8: TNI Turut Tangani Pasien COVID-19 Bergejala Ringan

Selain itu, meningkatkan fokus dan engagement dari para peserta acara virtual juga menjadi tantangan apalagi karena tidak bertatap muka secara langsung. “Cara meningkatkan engagement dalam virtual event ini sebenarnya ada beberapa hal. Pertama, biasanya saya akan memancing seperti dengan kuis atau hadiah menarik untuk para penanya terbaik. Jadi, nanti para peserta akan memperhatikan materi tersebut dari awal sampai akhir. Bisa juga dengan semacam speed kuis untuk interaksi antara narasumber dengan audiens. Biasanya acara virtual ini akan direkam atau disiaran langsung, sehingga jika ada peserta yang terlewat bisa diulang kembali,” tambah Astri.

Peserta dari Workshop Public Speaking for Virtual Events ini tidak hanya dari internal Kemenko Marves, tapi juga dibuka untuk masyarakat umum yang berminat. Antusiasme peserta dengan materi yang disampaikan oleh narasumber terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Biro Komunikasi
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel