FotoBerita DeputiDeputi 2Siaran Pers

Kawal Revitalisasi Produktifitas Tambak Rakyat, Kemenko Marves Gelar Rakornis

Dibaca: 23 Oleh Kamis, 16 September 2021September 20th, 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 09 20 at 08.17.03
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-586/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IX/2021

Marves – Surabaya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim mengadakan rapat koordinasi teknis revitalisasi tambak udang dan bandeng di Surabaya, Provinsi Jawa Timur.  Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya M. Rahmat Mulianda mengatakan bahwa rakornis ini dilakukan dalam rangka pengawalan revitalisasi produktifitas tambak rakyat di Jawa Timur sebagai salah satu lokus prioritas Major Project RPJMN 2020 – 2024.

Asdep Rahmat menjelaskan mengenai lokasi prioritas serta luasan lahan pengembangan kawasan tambak rakyat dan sinkronisasi program pusat dan daerah dalam peningkatan produksi udang di Jawa Timur. “Dalam implementasi Major Project Revitalisasi Tambak Udang dan Bandeng, diperlukan pemetaan lokasi dan sinkronisasi program pusat dan daerah dalam pengembangan dan revitalisasi tambak rakyat di Jawa Timur sebagai Lokus Prioritas,” kata Asdep Rahmat, kamis (16-09-2021).

Rakornis ini menghasilkan beberapa poin penting, antara lain pemetaan lokasi, luasan dan status lahan tambak udang dan bandeng disetiap kabupaten/kota sentra produksi udang dan bandeng di Jawa Timur. Kemudian telah teridentifikasi program daerah terkait pengembangan kawasan tambak udang dam bandeng. Selanjutnya mendorong program revitalisasi irigasi yang dilakukan oleh BWS Brantas untuk mendukung pengembangan kawasan tambak rakyat di Jawa Timur.

Baca juga:  Kunjungan Kerja DWP Kemenko Bidang Kemaritiman ke PT Enzym dan Rumah Keramik

“Perlunya kolaborasi program dan pendanaan melalui APBN, APBD, DAK dan pendanaan lainnya dalam mendukung revitalisasi irigasi tambak dan pembangunan IPAL Komunal untuk tambak rakyat,” ujar Asdep Rahmat.

Selain melaksanakan rakornis, Asisten Rahmat juga melaksanakan Uji Petik Perizinan Usaha Budidaya Tambak Udang di DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo. Uji Petik dilaksanakan dalam rangka implementasi kemudahan perizinan usaha budidaya udang yang telah disederhanakan dari 21 izin menjadi 3 izin dan dilakukan melalui 1 pintu yaitu sistem OSS-RBA. “Semangat simplifiķasi perizinan yang diamanatkan dalam UU Cipta Kerja harus dapat dilaksanakan oleh Daerah maka diperlukan Uji Petik perizinan usaha di sentra produksi udang untuk memantau implementasi penyederhanaan perizinan usaha tambak udang di Daerah dengan sistem OSS-RBA,” ujarnya.

Usaha tambak udang masuk ke dalam KBLI 03254 Pembesaran Crustasea Air Payau. Untuk usaha tambak udang skala mikro dan kecil hanya memerlukan Nomor Induk Berusaha, sedangkan untuk izin lingkungan dan izin lokasi sudah terintegrasi dengan NIB. Sosialisasi Perizinan pasca UU Cipta Kerja perlu dilakukan secara masif baik kepada DPMPTSP, pelaku usaha maupun Aparat Penegak Hukum, agar kemudahan perizinan dapat dirasakan dengan maksimal oleh pelaku usaha udang di daerah.

Baca juga:  Program Indonesia Terang

Rakornis dihadiri oleh Dr. Alan F Koropitan sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, DKP Provinsi Jawa Timur, DKP Kabupaten/Kota sentra produksi udang dan bandeng di Jawa Timur, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, AP5I, dan SCI Jawa Timur. Uji petik dihadiri oleh Tenaga Ahli Utama KSP, Direktur Pelayanan Perizinan Kementerian Investasi, KKP, Pemda Jawa Timur dan Pelaku Usaha Udang di Sidorajo.

Biro Komunikasi

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel