Loading Events

« All Events

  • This event has passed.

Menko Luhut Dorong Percepatan Mobil Listrik Nasional

14 Dec 2017 @ 08:00 - 17:00 WIB

2017-12-12-PHOTO-00018025

Maritim-Jepang, Menko Maritim dalam rangkaian kunjungannya ke Jepang bahas berbagai isu nasional, di antaranya adalah terkait mobil listrik dan MRT.

Melihat tren teknologi transportasi ke arah elektrifikasi, Menko Luhut pertama menyinggung mengenai mobil listrik dalam pertemuannya dengan PM Abe.

“Mobil listrik tadi kita juga bahas, tapi lebih lanjut kita melihat itu detail dengan Toyota dan Mitsubishi,” papar Menko Luhut yang sudah berkunjung ke Toyota Mega Web di Odaiba Tokyo pada Selasa (12/12) dan bertemu manajemen Mitsubishi pada Rabu (13/12) di Tokyo.

“Mitsubishi tadi sepakat akan melakukan penelitian dengan Indonesia, (yaitu) dengan Kementerian Perindustrian (yang tergabung) dengan tim yang sudah dibentuk di bawah kepemimpinan Prof. Satryo Brodjonegoro itu bersama anak-anak pintar Indonesia untuk membuat roadmap (kebijakan) mobil listrik Indonesia,” kata Menko Luhut mengenai pihak yang paling dekat akan menjadi rekan Indonesia.

“Tadi Pak Airlangga (Menteri Perindustrian-red) bicara kepada saya per telepon untuk segera membantu mendorong untuk bisa terjadi,” jelas Menko Luhut yang selalu mengedepankan koordinasi dengan kementerian terkait.

Selanjutnya, akan ada pertemuan lanjutan untuk membuat kerja sama menjadi lebih konkrit. “Timnya Pak Airlangga dengan Prof Satryo akan berkunjung kemari lagi (Tokyo-red) pada bulan Januari atau Februari awal untuk menindaklanjuti, dan kemudian ada satu perusahaan Tajima namanya akan datang ke Jakarta,” ujar Menko Luhut.

“Sehingga indonesia tidak akan ketinggalan industri mobil listrik. Mestinya harus canggihlah (teknologinya), jangan kita ketinggalan terus dari negara-negara lain,” jelas Menko Luhut mengenai tujuan menginisiasi produksi mobil listrik di Indonesia.

 

The Jakarta-Japan Club

Selain mendorong kerja sama, kehadiran Menko Luhut di Jepang juga dalam rangka menyelesaikan beberapa persoalan investasi..

“Saya cek tadi Pak Ardan Kepala BPKP, ternyata diperiksa lagi ada masalah mekanisme yang kurang pas yang sedang juga diperbaiki. Tadi sudah diselesaikan, sudah beres, dan Jepang senang sekali,” cerita Menko Luhut ketika langsung merespon keluhan dari Menteri Keiichi Ishii dan Shimizu Corporation pada Selasa (12/12).

Sebagai solusi bekelanjutan terhadap masalah investasi seperti itu, Menko Luhut menyampaikan mekanisme penyelesaian yang sudah mulai berjalan melalui The Jakarta-Japan Club. Forum ini diinisiasi oleh Menko Luhut sebagai pertemuan berkala antara pemerintah Indonesia dengan perusahaan-perusahaan Jepang di kantor Kemenko Maritim, Jakarta.

“Dan saya janji kepada PM Abe untuk sekali dalam 2 atau 3 bulan, Jakarta-Japan Club akan bertemu dengan kita (pemeritah Indonesia-red) untuk mendengarkan keluhan-keluhan mereka kalau ada,” janji Menko Luhut untuk terus mengaktifkan forum tersebut.

“Saya kira sangat optimis karena orang-orang Jepang kerjanya punctual ya, kerjanya teamwork, dan kita juga teamwork, ketemu makanya. Sekarang mereka senang jadi hampir semua masalah-masalah mereka bisa kita selesaikan dengan baik. Saya kira itu membuat confidence pada mereka yang sangat tinggi,” ungkap Menko Luhut tentang rasa optimismenya.

Solusi seperti ini belum pernah dilakukan di Indonesia. Bahkan untuk membuat semakin terintegrasi dan holistik dalam menyelesaikan masalah, The Jakarta-Japan Club selama ini telah didukung dengan suatu kelompok kerja khusus (pokja).

“Mereka (Jepang-red) nggak tahu bahwa ada Tim Pokja 4 itu yang menangani seperti ini, (maka) itu kita kenalin sehingga dengan demikian makin cepat diselesaikan masalah itu kan makin baik,” papar Menko Luhut mengenai keterlibatan tim khusus yang beranggotakan hampir semua perwakilan dari kementerian dan penegak hukum.

“Jadi kata kunci itu terintegrasi dan holistik penyelesaiannya,” tambah Menko Luhut menggambarkan cara kerja pemerintahan Joko Widodo saat ini.

Details

Date:
14 Dec 2017
Time:
08:00 - 17:00