Berita DeputiFotoDeputi 5

Kembangkan Ekonomi Kreatif Manggarai Barat, Kemenko Marves Gelar Rakor dan Kunjungan Lapangan Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo

Dibaca: 68 Oleh Kamis, 12 November 2020Tidak ada komentar
Kembangkan Ekonomi Kreatif Manggarai Barat, Kemenko Marves Gelar Rakor dan Kunjungan Lapangan Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Flores, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) melaksanakan Rapat Koordinasi Pengelolaan Creative Hub Puncak Waringin di Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo pada Kamis (12-11-2020).

“Rakor ini dilaksanakan untuk menggencarkan koordinasi antar pemerintah pusat, pemda dan pihak swasta dalam rangka percepatan pembangunan dan pengelolaan Creative Hub Puncak Waringin. Harapannya, bulan Februari nanti ketika Presiden berkunjung, Creative Hub Puncak Waringin telah siap beroperasi,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Parekraf Odo Manuhutu saat memimpin rakor.

Creative hub akan menjadi wadah interaksi, inkubasi bisnis, serta wadah riset dan pengembangan bagi para pelaku ekonomi kreatif di kabupaten Manggarai Barat. Pembangunan Creative Hub Puncak Waringin yang difasilitasi oleh Kementerian PUPR telah berlangsung sejak bulan Maret 2020, dan saat ini telah mencapai fase dua pembangunan. Pekerjaan struktur fisik bangunan diproyeksikan akan selesai pada akhir 2020.

Creative Hub Puncak Waringin akan dilengkapi dengan pusat suvenir dan rumah tenun. Ini untuk mengakomodir kebutuhan pemasaran produk UMKM, serta menciptakan added value dimana hal yang akan menarik perhatian turis tidak terbatas pada produk itu sendiri, namun juga untuk melihat prosesnya, seperti pembuatan kain tenun,” jelas Hari Sungkari Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca juga:  Penanganan Sampah Laut Masih Terus Berlanjut

Rakor ini juga turut membahas program Bela Pengadaan yang dinisiasi oleh Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).  Bela Pengadaan hadir agar pemerintah pusat dan daerah dapat melakukan belanja langsung terhadap UMKM dan UKM.

“Belanja pemerintah merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh aktor UMKM di masa pandemi ini. Sesuai Surat Edaran LKPP No. 30, sebanyak 40 persen belanja APBN harus direncanakan untuk usaha kecil. Selain itu, sekarang penyedia tidak lagi harus berbentuk badan usaha, namun juga bagi perorangan,” papar Sekretaris Utama LKPP Setya Budi Arijanta.

Rakor ini dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Creative Hub Puncak Waringin di Labuan Bajo. Turut hadir dalam rakor ini adalah Bupati Manggarai Barat, jajaran pemerintah daerah Manggarai Barat, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Direktur Utama BUMD Baniyau, perwakilan dari Kemenparekraf, aktor ekonomi kreatif Manggarai Barat dan ekosistem ekonomi digital.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel