Berita Deputi

Kemenko Kemaritiman Dorong Kontribusi Pemuda Dalam Wujudkan Poros Maritim Dunia

Oleh 29 Agu 2019 Agustus 30th, 2019 Tidak ada komentar
Kemenko Kemaritiman Dorong Kontribusi Pemuda Dalam Wujudkan Poros Maritim Dunia
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama dengan organisasi Maritim Muda mendukung kegiatan Rapat Kerja Nasional di Indonesia dengan tema “Bersatu Membangun Negeri di Era Digital untuk Indonesia Maju dan Poros Maritim Dunia 2025. Rakernas 34 Provinsi Digital Pertama di Indonesia ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan rekomendasi kepada Pemerintah berdasarkan kajian yang kami lakukan serta ajakan kepada masyarakat Indonesia guna menyukseskan terwujudnya visi Indonesia Maju dan Poros Maritim Dunia pada tahun 2025.

“Saya ingin menyampaikan secara umum dulu, apa yang dimaksud dengan maritim. Supaya teman-teman dalam melakukan analisis atau melakukan kegiatan tidak salah arah. Tadi sudah disampaikan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Kita mempunyai lebih dari 17.500 pulau, yang disatukan oleh laut. Jadi bahasanya dibalik, kalo dulu kita dipisahkan oleh laut, sekarang kita disatukan oleh laut,” ujar Plt Sekretaris Kemenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono saat memberikan sambutan serta membuka rakernas di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta pada Kamis (29-08-2019).

Plt Sesmenko Agung menambahkan bahwa sangatlah layak bila Indonesia disebut dengan negara maritim terbesar di dunia, dikarenakan 75% kawasan Indonesia adalah lautan. “Saya usulkan teman-teman Maritim Muda ikut mendukung program pemerintah. Yang saya ingin sampaikan adalah dengan besarnya wilayah Indonesia ini, dengan beragamnya budaya, agama, bahasa, ras dan segala macamlah pokoknya jadi Indonesia ini sangat kompleks, nanti anda akan terjebak seolah-olah maritim itu hanyalah laut, seolah-olah yang kita tangani itu hanya laut,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut, Plt Sesmenko Agung menjelaskan bahwa pentingnya mengedukasi masyarakat terkait kawasan teritori Indonesia. “Jadi nanti bahaslah seluruh IPOLEKSOSBUDHANKAM ini, sebagai bagian dari pengembangan maritim Indonesia. Di dalam kemaritiman yang kita bicarakan adalah persatuan. Ideologinya harus betul-betul mantap. Tidak boleh menganggap bahwa maritim itu terpisah. Anda semua harus membuat komitmen yang sama bahwa Indonesia adalah satu. NKRI harga mati,” pesan Plt Sesmenko Agung kepada para peserta rakernas yang merupakan generasi milenial.

Dalam kesempatan ini Plt Sesmenko Agung juga memberikan pemahaman bahwa selain pentingnya dilakukan percepatan penanganan mengenai kedaulatan maritim, dijelaskan juga bahwa membangun maritim Indonesia bukan hanya sekedar membangun lautnya saja.

“Karena laut itu bisa kita arungi kalau kita punya pelabuhan, kita punya kapal, kita punya trayek, kita punya barang maupun orang yang diangkut dan segala macam. Jadi infrastruktur harus dibangun,” tegasnya.

Membangun pelabuhan tidak cukup hanya pelabuhannya saja yang dibangun atau dermaganya saja yang dibangun, Plt Sesmenko Agung menuturkan bahwa membangun pelabuhan itu itu harus ada tangki esnya, harus ada airnya, harus ada listriknya, harus ada depot BBMnya, harus ada jalan menuju pelabuhan. Sinkronisasi serta kerja sama yang terintegrasi adalah kunci utama keberhasilan dari pembangunan infrastruktur yang sedang dikembangkan di Indonesia.

Biro Perencanaan dan Informasi
Kemenko Bidang Kemaritiman

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel