Artikel

Kemenko Kemaritiman Inisiasi Penggunaan Security Paper di Kementerian Koordinator

Kemenko Kemaritiman Inisiasi Penggunaan Security Paper di Kementerian Koordinator
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim-Jakarta, Produk hukum rapat berupa risalah yang sering dilangsungkan di institusi pemerintahan, semisal di Kementerian Koordinator, sifatnya sangat rahasia, dan harus benar-benar sampai kepada pihak yang berwenang, agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, Kemenko Kemaritiman melalui Bagian Persidangan, Biro Informasi dan Hukum (BIH) Kemenko Kemaritiman, menginisiasi penggunaan security paper (kertas berpengaman yang di dalamnya ditambahkan berbagai fitur khusus , demi mencegah penggandaan dan pemalsuan) di tiga Kementerian Koordinator lainnya, yang belum mengaplikasikan penggunaan security paper yaitu, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan dan Kementerian Perekonomian.

“Risalah itu nantinya dibutuhkan oleh institusi terkait yang tentunya menjadi panduan dalam pelaksanaan kebijakan, oleh karenanya kita memandang risalah tersebut sifatnya sangat rahasia. Di Kemenko Kemaritiman ini disepakati penggunaan security paper ini untuk hasil Rapat-rapat yang diadakan Pak Menko Luhut. Mungkin berikutnya selain di Bagian Persidangan akan dipakai juga di Bagian Hukum untuk produk hukum setingkat Permenko atau SK itu nanti bisa juga kita gunakan security paper,” ujar Kepala Biro IH Kemenko Kemaritiman, Latief Nurbana, di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Sebelumnya, penggunaan security paper telah diaplikasikan oleh Sekretariat Kabinet sejak tahun 2015 silam. Dan menurut Asisten Deputi Bidang Pelaporan Persidangan Setkab, Heru Priyantono, hasilnya sangat signifikan untuk mencegah kebocoran data.

“Karena produk kami memang sifatnya rahasia dan harus benar-benar sampai ke pihak yang tepat, makanya kami sangat memerlukan security paper ini,” ujar Asdep Heru.

Kemenko Kemaritiman di tahun 2019 ini juga akan segera mengaplikasikan penggunaan security paper, dan diharapkan akan menjadi template bagi tiga Kementerian Koordinator lainnya.

“Nantinya apabila security paper dipergunakan, akhirnya kami juga bisa menyerahkan bukti hasil dari rapatnya yang aman dari penggandaan, mudah-mudahan akan menjadi template bagi teman-teman di Kemenko lainnya,” jelas Kepala Bagian Persidangan Biro IH Kemenko Kemaritiman sekaligus inisiator penggunaan security paper di lingkungan Kemenko Kemaritiman, Sugih Ilman.

Nantinya, Kemenko Kemaritiman akan menggunakan jasa perusahaan kertas berpengaman dan percetakan terkemuka, yakni PT Pura yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah.

 

WhatsApp_Image_2019-01-25_at_16.01.13

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel