Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Kemenko Maritim Bahas Persiapan Gerakan Aksi Bersih Serentak 6 Mei Mendatang

Poster Aksi Bersih-Final

Maritim – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengadakan rapat koordinasi persiapan gerakan aksi bersih serentak dalam rangka memperingati hari bumi, Selasa (02/05/2017). Dalam aksi yang berlangsung pada 6 Mei mendatang di 10 titik lokasi, berbagai rencana telah disiapkan seperti pendidikan kebersihan hingga tidak menggunakan botol plastik.

“Jadi nanti pada 6 Mei 2017, kita akan melakukan gerakan aksi bersih serentak dalam rangka hari bumi di 10 titik lokasi (di antaranya Banjir Kanal Timur, Cilincing, Pulau Pramuka, dan Pulau Panggang). Apa rencana aksi yang kita lakukan? Yang pertama kita lakukan adalah masalah memberikan pendidikan, pendidikan tentang apa itu kebersihan, makanya harus berjalan terus. Ini kita masukkan dalam bentuk kurikulum, tetapi paling tidak teman-teman di dalam komunitas bisa memantau yang ada di wilayahnya masing-masing, perkembangannya apa,” kata Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Budaya Maritim,Kemenko Bidang Kemaritiman, Safri Burhanuddin.

“Jadi kita sekarang karena tidak mungkin semua kita lakukan, kami fokus sekarang adalah 10 kawasan strategis pariwisata nasional bagus untuk kegiatan, tapi tidak menutup kemungkinan daerah yang kita anggap menjadi contoh punya dampak luas kita lakukan hal yang sama,” tambahnya.

Selanjutnya, papar Safri, adalah melakukan pengurangan sampah yang ada di darat dan di laut, kemudian adalah hubungan kelembagaan, yaitu tentang bagaimana kita berkoordinasi antara satu lembaga pemerintah, lembaga swasta. Karena beberapa perusahaan ikut itu atas dasar pertanggungjawaban kepada publik.

“Yang keempat, yang sedang kami lakukan yaitu sistem pendanaannya, dan yang terakhir kami sedang melakukan bagaimana penanganan sampah di laut. Nah kita harapkan teman-teman baik dari kementerian lain maupun komunitas bisa bekerja sama menginfokan apa yang kita lakukan karena tangan kami mata kami tidak cukup untuk mengetahui semua. Kita perlu kerja sama karena ini kan tidak bisa kita lakukan sendiri,” jelasnya.

Intinya, lanjut Safri, jangan sampai nantinya tujuannya kita membersihkan, tetapi malah menambah jumlah sampah. Untuk mengantisipasinya, dalam acara, Safri menegaskan bahwa para peserta harus membawa tempat minum, karena panitia tidak menyiapkan minuman dalam bentuk botol plastik.

“Dan nanti panitia tidak menyiapkan langsung minuman dalam bentuk botol plastik, tetapi menyiapkan dalam bentuk galon, jadi masing-masing diharapkan membawa tumbler, paling darurat kita siapkan gelas kertas, jadi bukan gelas plastik, karena prinsipnya itu kita start dari diri kita sendiri, kita lakukan dari diri sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, pengarah Gerakan Budaya Bersih dan Senyum (GBBS), Devi Pandjaitan berharap bahwa aksi bersih tersebut tak hanya berlangsung pada tanggal 6 Mei mendatang, tetapi bisa berjalan seterusnya.

“Mohon juga dapat dimengerti bahwa aksi ini bukan hanya berhenti di tanggal 6 Mei, tetapi kita akan melakukan ini sebagai suatu gerakan nasional. Jadi tidak hanya yang ada di Jakarta, tapi seluruh provinsi di Indonesia akan bergerak juga,” ungkap Devi.

Seperti sudah diketahui, bahwa Indonesia merupakan negara penghasil sampah nomor 2 paling buruk di dunia. “Kenapa India paling banyak penduduknya nomor 2 di dunia tidak masuk dalam daftar itu? Kita hanya berapa ratus juta orang dibandingkan India yang sudah milyaran, tetapi kita penghasil sampah nomor 2 di dunia,” ucapnya.

Jumlah sampah, jelas Devi, bisa jadi disebabkan karena kita mungkin agak lalai memikirkan sampah, terutama plastik yang padahal sangat berbahaya. Oleh sebab itu, dirinya berharap agar masyarakat menyadari bahwa ini bukan hanya gerakan sesaat, tetapi ini merupakan satu gerakan bersama untuk membersihkan negeri kita ini dari bahaya sampah.

“Salah satu dampak buruk sampah akan berakibat di pariwisata. Kemudian terkait sampah di darat dan di laut, ini akan jadi pemikiran kita, terutama ini Kemenko Maritim, laut menjadi salah satu pokok menjadi gerakan kita ini. Nah kita sekarang sudah bersama-sama, mari kita menyemangati diri kita masing-masing, bersama-sama membersihkan laut kita dari sampah-sampah plastik merupakan tujuan utama kita ke depan. Semoga gerakan kita ini menghasilkan negeri ini bersih dari sampah dengan target bebas sampah di tahun 2020,” tutupnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kemenko Maritim Bahas Persiapan Gerakan Aksi Bersih Serentak 6 Mei Mendatang