Berita Deputi

Kemenko Maritim Dampingi Tim Jurnalis Polandia Soroti Isu Lingkungan dan Pemulihan Sektor Pariwisata Lombok

Kemenko Maritim Dampingi Tim Jurnalis Polandia Soroti Isu Lingkungan dan Pemulihan Sektor Pariwisata Lombok
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim-Lombok, Dalam rangka persiapan maksimal delegasi Indonesia jelang Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim, atau sering disebut The Conferences of the Parties United Nations Climate Change Conference (COP) ke-24 di Katowice, Polandia, Kemenko Bidang Kemaritiman melalui Kedeputian Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim melakukan pendampingan Tim Jurnalis Polandia untuk meninjau langsung komitmen negara Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan hidup serta pemulihan sektor pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (19/11). Kunjungan kali ini juga didampingi oleh Staf Ahli Bidang Media, Kemenko Bidang Kemaritiman, Ezki Suyanto.

Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim, TB Haeru Rahayu menegaskan bahwa Indonesia sudah banyak melakukan aksi positif terkait dengan isu-isu global khususnya lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari Kunjungan yang dilakukan ke Bintang Sejahtera Waste Management Company di Mataram. “Hari ini, kita sudah melihat bagaimana implementasi oleh anak-anak muda yang secara kolektif mengupayakan masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik,” tambah Asdep TB Haeru.

Asdep TB Haeru menyadari bahwa adanya bank sampah dapat menggerakkan angka perekonomian masyarakat, dan diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat yang lainnya. Nilai yang utama bukan hanya masyarakat mendapat feedback berupa uang terhadap penanganan sampah yang dilakukannya, tetapi yang paling penting adalah mengedukasi masyarakat agar sadar bahwa masalah sampah ada di sekitar kita.

Selain itu, tim juga melakukan kunjungan serta melakukan pelepasan penyu bersama Kerabat Penyu Lombok (KPL) di Pantai Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. KPL sendiri telah menetaskan sekitar sembilan ribu telur penyu setiap tahunnya. “Di Pantai Kuranji, kita melihat aktivitas masyarakat yang peduli terhadap kelangsungan hidup dari penyu. Kelompok ini sudah mempunyai semacam penangkaran, dan dikelola swadana maupun swadaya oleh masyarakat sendiri, dan ini merupakan capaian yang sangat luar biasa,” jelas Asdep TB Haeru.

Menuju NTB Bangkit

Dalam kegiatan kali ini, Kemenko Bidang Kemaritiman bersama dengan Tim Jurnalis Polandia terjun secara langsung, melihat bagaimana potensi pariwisata NTB yang dapat dikembangkan ke depannya. Terdapat beberapa lokasi yang dikunjungi yaitu Gili Trawangan, The Mandalika oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) serta Pantai Tanjung A’an.

Terkait dengan Lombok, Asdep TB Haeru menuturkan bahwa terdapat satu poin penting terhadap kunjungan kali ini. “Adalah bagaimana caranya Kemenko Bidang Kemaritiman memotivasi Masyarakat Lombok serta melalui Tim Jurnalis Polandia, dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Lombok, saat ini sudah bangkit!” tegasnya.

Rangkaian kunjungan hari ini ditutup dengan melakukan pertemuan bersama Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah. Dalam pertemuan itu, Zulkieflimansyah mengaku senang dengan kedatangan Tim Jurnalis Polandia ke Lombok. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut akan memberikan kesan dan pesan pada dunia bahwa setelah diterpa oleh bencana, Lombok siap untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

Asdep TB Haeru, dalam hal ini menyimpulkan bahwa Kemenko Bidang Kemaritiman sudah berhasil memfasilitasi Tim Jurnalis senior dari Polandia. “Hasil cuplikan video mereka dapat menjadi substansi yang sangat efektif. Diharapkan, di event-event internasional, mata dunia akan lebih terbuka melihat Indonesia,” pungkasnya. *

Biro Informasi dan Hukum Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman

Terkait

Komentar

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel