Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Indonesia Terus Kembangkan Industri Ikan Hias

WhatsApp_Image_2018-04-11_at_11.06.47

Maritim-Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa mengingatkan Indonesia perlu membangun industri ikan hias karena Indonesia memiliki potensi untuk menjadi  produsen dan eksportir ikan hias nomor satu di dunia. Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Deputi Bidang Sumber Daya Hayati Andri Wahyono dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Simposium Nasional Pembangunan Industri Ikan Hias dan Pameran/Kontes Ikan Hias (Nusatic) Tahun 2017 dan Rencana Kegiatan 2018, di Jakarta, Rabu (11/4).

Menurut Andri ada beberapa evaluasi terhadap pelaksanaan pameran dan kontes ikan hias (Nusatic 2017), diantaranya pelaksanaan pameran dan kontes ikan hias yang meskipun secara umum berjalan dengan sukses.

“Namun, masih perlu dukungan sponsor untuk lebih menggalakkan dan memeriahkan pelaksanaan Nusatic 2018, karena pada Nusatic 2017 praktis tidak ada sponsor.  Keterlibatan Pemda agar bisa lebih ditingkatkan karena pada Nusatic 2017 sangat sedikit Pemda yang berpartisipasi,” ujar Andri.

Sehubungan dengan penyelenggaraan Nusatic 2018, yang rencananya akan diadakan pada tanggal 30 November – 2 Desember 2018 di ICE BSD, Tangerang. Andri mengatakan, perlu dibentuk panitia yang terdiri dari Steering Committee (wakil dari Kementerian/Lembaga terkait dan asosiasi) dan Organizing Committee yang melaksanakan kegiatan operasional melalui SK Deputi.

“Tempat penyelenggaraan juga akan kami tambah sebanyak 3 hall, dari yang sebelumnya 2 hall di Nusatic 2017,” jelasnya.

Rakor ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari K/L terkait yakni Kementerian Kelautan Perikanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Sekretariat Kabinet, Pemda Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan  Jawa Timur dan  Asosiasi-Asosiasi Ikan Hias.

Dalam Rakor tersebut juga diagendakan pembahasan kemajuan rencana pelaksanaan penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pembangunan Industri Ikan Hias 2017-2021.  Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menerima surat dari Deputi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim terkait tindak lanjut penyusunan RAN Industri Ikan Hias. Kemudian, naskah usulan terhadap RAN tersebut disusun dan juga proses ijin prakarsa. Lalu, percepatan penyusunan Rancangan Peraturan Presiden diusahakan dapat masuk ke dalam Program Legislasi Nasional 2018. Dalam Rakor ini juga ditegaskan bahwa Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kelautan dan Perikanan yang ditugasi mengawal penyusunan RAN Pembangunan Industri Ikan Hias 2017-2021.***

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Indonesia Terus Kembangkan Industri Ikan Hias