Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Kemenko Maritim Siapkan Roadmap Pengelolaan Terpadu Taman Nasional Laut dan Konservasi Perairan Nasional

WhatsApp Image 2017-05-22 at 14.45.24

Maritim – Lombok, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan konsultasi publik dalam rangka penyusunan peta jalan (roadmap) pengelolaan terpadu Taman Nasional Laut dan Kawasan Konservasi Perairan Nasional (21-23 Mei 2017). “Konsultasi publik ini dimaksudkan untuk menampung masukan masyarakat pengelolaan terpadu taman nasional. Istilah lainnya public participatory” Disampaikan oleh Asisten Deputi Sumber Daya Hayati Andri Wahyono, “Masukan masyarakat sangat diperlukan karena peta jalan ini harus memperhatikan kebutuhan warga sekitar taman nasional, bagaimana taman nasional dan area yang menjadi area konservasi tetap bisa memberi manfaat bagi warga sekitar”.

Bertempat di Senggigi, Lombok, Konsultasi Publik dihadiri oleh perwakilan dari instansi pusat. instansi daerah dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Unit Pelaksana Teknis BKSDA , Lembaga Non Pemerintah dan akademisi. Kegiatan Konsultasi Publik ini dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Agung Kuswandono. Dalam pembukaannya, Deputi Agung mengingatkan, “Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kita perlu kolaborasi. Step by step untuk meletakkan konservasi ini on the right track agar bisa dijalankan dan masyarakat sekitar kawasan bisa menikmati secara langsung”

Penyusunan peta jalan perlu melibatkan banyak pihak karena banyak peraturan yang masih belum harmonis hingga mempersulit implementasinya. “Konsultasi publik diharapkan dapat mengurangi, karena kalau menghilangkan itu tidak mungkin — resistansi saat implementasi”. Tegasnya, “Bermuara nanti pada penegakan aturan yang berlaku. Konservasi adalah menjaga kawasan tetap sustain. Kita melakukan perlindungan, melestarikan tetapi juga memberi manfaat secara ekonomi”.

Penyusunan peta jalan diagendakan berlangsung selama dua hari dilanjutkan dengan excursion lapangan ke Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan yang juga menjadi primadona pariwisata pulau Lombok. ***

Kemenko Maritim Siapkan Roadmap Pengelolaan Terpadu Taman Nasional Laut dan Konservasi Perairan Nasional