Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Kemenko Maritim Terus Dorong Budaya ‘Paperless’

IMG_20180313_115745

Maritim – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman terus mendorong budaya kantor hijau dengan mewajibkan penggunaan Nota Dinas Elektronik (NDE) dalam proses persuratan kantor. Hal ini ditegaskan Sekretaris Kemenko Maritim Agus Purwoto saat membuka Bimbingan Teknis NDE kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemaritiman (12/3).

Sesmenko Agus Purwoto dalam sambutannya juga menyinggung kasus viralnya video yang dibuat Rich Horner mengenai sampah di Nusa Penida, Bali awal Maret lalu. “Sampah ini masalah kita. Kita harus berubah dari diri sendiri, kita pakai NDE ini utamanya untuk mengurangi kertas. Mengurangi sampah di kantor setidaknya. Sampah harus kita kurangi, juga sampah plastik. Lihat saja, video yang viral itu, sekarang kita kesana (Nusa Penida) sampah plastik itu sudah tidak ada, sudah terbawa arus. Padahal video yang sudah beredar di internet sudah berdampak buruk bagi pariwisata”.

Nota Dinas Elektronik (NDE) sendiri adalah aplikasi perkantoran elektronik (e-office) yang dikembangkan Telkom. Piranti lunak ini dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan Kemenko Maritim. NDE dapat dipasang di semua perangkat gawai mulai dari pc, tablet hingga handphone berbasis android. Untuk aksesibilitas piranti lain  NDE tetap bisa diakses melalui browser.

Bimbingan Teknis NDE terbagi dalam dua sesi untuk semua CPNS Kemaritiman. Hal ini dipandang strategis karena juga menjadi internalisasi budaya kerja yang kekinian dan ramah lingkungan.

Pada kesempatan ini juga, Kepala Biro Umum Djoko Hartoyo membuat quiz untuk para CPNS. CPNS yang terpilih akan ditugaskan mewakili Kemenko Maritim dalam pertemuan CPNS seluruh Kementerian dan Lembaga  dengan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada bulan April mendatang.***

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Video Foto Berita Siaran Pers Berita Deputi
Sort by

Kemenko Maritim Terus Dorong Budaya 'Paperless'