Berita DeputiDeputi 2

Kemenko Marves Dorong Pembangunan Melalui Penandatanganan Implementing Arrangement Dengan Korea

Dibaca: 106 Oleh Rabu, 19 Agustus 2020Tidak ada komentar
Kemenko Marves Dorong Pembangunan Melalui Penandatanganan Implementing Arrangement Dengan Korea
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim – Pemerintah terus mendorong pembangunan ekonomi di wilayah pesisir, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim menggelar acara Penandatanganan Implementing Arrangement for The Official Development Assistance (ODA) Project “Ocean and Coastal Basic Survey Capacity Enhancement in Cirebon Indonesia” di Bandung, Rabu (19-08-2020).

Dalam pembukaannya Sekretaris Kemenko Marves Agung Kuswandono mengharapkan kerja sama yang sudah dibangun antara Indonesia dan Korea ini agar lebih intensif, sehingga dapat dimanfaatkan secara nasional.

“Kerja sama ini sudah berjalan kurang lebih 3 tahun antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan KIOSK Korea, yang di atasnya adalah Kementerian Samudra dan Perikanan Korea dan Kemenko Marves, Saya kira ini bisa lebih intensif lagi agar pemanfaatan hasil riset ataupun capacity buildingnya dapat dimanfaatkan secara nasional,” ujar Sesmenko Agung.

Lebih lanjut, Sesmenko Agung menyarankan kepada Institut Teknologi Bandung agar dapat merangkul universitas-universitas lain yang ada di Indonesia untuk mendorong pembuatan hasil kajian ilmiah menjadi skala industri.

Baca juga:  '' Penangkapan Ikan Ilegal " Indonesia Mendorong Pembentukan Instrumen Baru di Kawasan

“Anak Indonesia itu hebat, akan tetapi rata-rata hasil kajian ilmiah yang dibuat berhenti di skala laboratorium saja, maka dari itu pemerintah terus mengupayakan agar bridging hasil ilmiah ini bisa diterapkan dalam skala industri, sehingga bisa menyelesaikan permasalahan perekonomian di Indonesia,” tambah Sesmenko Agung.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin yang turut hadir memaparkan bahwa acara ini merupakan salah satu upaya penguatan dan Sumber Daya Maritim pada kapasitas infrastruktur.

“Dengan adanya pelaksanaan acara ini dapat menyelesaikan hal penting salah satunya adalah pembangunan kapal riset dengan panjang 12 Meter dan dilengkapi dengan peralatan yang canggih,” kata Deputi Safri.

Selain mendorong kerja sama bilateral Indonesia-Korea di bidang riset sumber daya maritim, Deputi Safri juga menjelaskan tentang kerja sama dalam capacity building dengan memberangkatkan mahasiswa dari universitas-universitas Indonesia ke Korea untuk menimba ilmu serta mendorong transfer teknologi.

“Targetnya setiap tahun kita bisa memberangkatkan 10 mahasiswa, saya juga menitipkan kepada teman-teman ITB agar tetap menggandeng universitas lain yang ada di Indonesia, sehingga jaringan SDM kita semakin baik dan dapat mencetak para ahli tiap-tiap bidang,” tutup Deputi Safri.

Baca juga:  Menko Luhut : Studi Kelayakan Kereta Jakarta-Surabaya Dibiayai Pemerintah

Biro Komunikasi
Kementerian Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel