Berita DeputiDeputi 3

Kemenko Marves Dorong Pembangunan Rumah Susun Perkotaan di Kota Semarang

Dibaca: 7 Oleh Jumat, 19 Maret 2021Tidak ada komentar
Kemenko Marves Dorong Pembangunan Rumah Susun Perkotaan di Kota Semarang
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-178/HUM/ROKOM/SET.MARVES/III/2021

Marves – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA) Rahman Hidayat meninjau salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yaitu Program Satu Juta Rumah Susun Perkotaan di Semarang.

“Kami mendukung percepatan implementasi PSN Program Satu Juta Rumah Susun di Semarang dan untuk itu kami perlu monitoring perkembangannya,” ungkap Asdep Rahman pada Jumat (19-03-2021).

Program Satu Juta Rumah Susun Perkotaan merupakan salah satu upaya dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobongan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

Pemerintah Kota Semarang mengajukan beberapa usulan rencana pembangunan rumah susun, yaitu Rusun Jrakah, Rusun Mangunharjo, dan Rusun Tambaklorok. Terkait usulan tersebut, Kemenko Marves melakukan kunjungan kerja pada Senin (15-03-2021).

Pertama, Rusun Jrakah yang tercantum dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019. Saat ini sudah tersedia satu twin block (TB) dan direncanakan akan ditambah satu lagi di atas lahan seluas kurang lebih 4,9 hektar. Tujuan pembangunan rusun ini adalah untuk menyediakan hunian bagi pekerja atau buruh kawasan industri yang terletak di Semarang Barat tersebut.

Baca juga:  Menko Luhut Hadiri Rapat Kerja dengan DPR RI

Kedua, Rusun Mangunharjo dibangun dengan tujuan untuk menjadi sarana tempat tinggal layak huni bagi masyarakat Kota Semarang yang terkena dampak program pembangunan kota. Selain itu, rusun ini juga didirikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak normalisasi Sungai Bringin dan warga wilayah Tawang, Kelurahan Tanjung Emas. Nantinya, akan didirikan tiga TB di lahan seluas 4,9 hektar yang terletak di Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang.

Ketiga, Rusun Tambaklorok yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mendukung penanganan kawasan kumuh, meningkatkan kesejahteraan warga berpenghasilan rendah, menyediakan hunian bagi masyarakat di kawasan Tambaklorok, memindahkan masyarakat yang berada di huntara Banjir Kanal Timur (BKT), dan memindahkan masyarakat yang terdampak BKT tahap dua. Rencananya rusun akan terdiri dari lima TB dan terletak di Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel