Deputi 2BeritaBerita Deputi

Kemenko Marves Dorong Pengembangan Wisata Bahari di Pulau Pengalap Kepri

Dibaca: 36 Oleh Jumat, 3 Juli 2020Juli 9th, 2020Tidak ada komentar
Kemenko Marves Dorong Pengembangan Wisata Bahari di Pulau Pengalap Kepri
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Batam, Pulau Pengalap dinilai sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di kawasan Batam, Kepulauan Riau. Kondisi alam masih asri, bersih dari sampah dan polusi, serta keragaman atraksi, merupakan daya tarik tersendiri yang diyakini mampu menarik jumlah kunjungan wisatawan di era kenormalan baru (new normal).

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Safri Burhanuddin, dalam kunjungan kerja ke Pulau Pengalap, Jumat (03-07-2020), menyaksikan langsung daya tarik itu.

“Kita sedang berada di Pulau Pengalap, Kepri. Kita lihat fasilitas di sini luar biasa. Ada kapal penghubung ke daratan dan fasilitas olah raga air yang kami katakan cukup lengkap. Mulai dari selam, snorkling dan olahraga air lainnya,” kata Deputi Safri.

Tak hanya memiliki sarana pendukung yang lengkap, keunggulan Pulau Pengalap juga terletak pada keasriannya. Pihak pengembang telah menjaga ekosistem di daerah tersebut melalui perawatan terumbu karang, tanaman, koral, pantai dan menjaga pulau dari limbah plastik.

Baca juga:  Menko Luhut : Kami Dukung Upaya Menteri BUMN Menertibkan Garuda Indonesia

“Kami lihat sepanjang jalan belum ada sampah. Kami berterima kasih kepada pengelola agar kawasan pantai ini tetap bersih dan jadi daya tarik wisatawan. Tadi kita lihat ikan-ikan termasuk ikan hiu yang menjadi bgian dari atraksi di wilayah ini,” ucap Deputi Safri.

Deputi Safri mengatakan, dalam kondisi normal Pulau Pengalap ramai dikunjungi wisatawan, khususnya dari China. Ada 300 hingga 500 orang datang ke Pulau Pengalap setiap harinya. Namun demikian, sejak pandemi Covid-19 melanda, kondisi pulau seluas 500 hektar itu relarif sepi pengunjung.

“Pulau Pengalap ini adalah satu pulau yang diminati wisatawan terutama dari China. Sebelum ada covid sekitar 300 hingga 500 perhari wisatawan datang. Sekarang relatif kosong,” kata Deputi Safri.

Karenanya, Deputi Safri mendorong agar ada kolaborasi antara pengelola dan Pemerintah Provinsi Kepri untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di masa new normal nanti.

“Yang kita dorong untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Untuk itu kita harus menambah daya tarik daerah kita. Destinasi yang ada kita perbanyak. Untuk destinasi ini wisawatan bisa langsung berangkat dari Singapura langsung ke sini. Destinasi ini bisa kita optimalkan untuk meningkatkan ekonomi paska pandemi,” kata Deputi Safri.

Baca juga:  Spanyol Minati Wisata Bahari Indonesia

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel