Berita DeputiDeputi 1

Kemenko Marves Dorong Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta

Dibaca: 7 Oleh Jumat, 30 April 2021Tidak ada komentar
Kemenko Marves Dorong Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-285/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves – Jakarta, Kemenko Marves turut mendorong Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta sebagaimana diamanatkan Perpres No. 23 Tahun 2021 (yang merupakan Perubahan Atas Perpres No. 9 Tahun 2016) tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000 melalui sosialisasi bersama berbagai Kementerian/Lembaga (K/L) yang dilaksanakan pada hari Kamis (29-04-2021).

“Kebijakan Satu Peta ini disusun untuk mengurangi tumpang tindih yang terjadi di Indonesia, khususnya untuk sektor kemaritiman,” sebut Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Basilio D. Araujo dalam arahannya.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan luas total wilayah sekitar 8,3 juta km2, yang 2 per 3 bagiannya atau sekitar 6,4 juta km2 merupakan wilayah perairan. Selain tentunya mendatangkan beragam potensi, hal tersebut juga menjadi tantangan yang berarti.

“Kita perlu mengetahui semua isi kolom air laut beserta biotanya, serta memanfaatkan segala kekayaan laut Indonesia,” ungkap Deputi Basilio.

Melalui perubahan Kebijakan Satu Peta yang bertujuan untuk memperluas pemanfaatan dan sinkronisasi data secara menyeluruh di Indonesia, serta dengan adanya Program Satu Data Indonesia yang saat ini tengah bersama disusun oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Deputi Basilio yakin bahwa Indonesia mulai perlahan bergerak menuju pada arah pengelolaan data dan informasi yang baik serta terstruktur. “Pada akhirnya, hal ini bisa diakses untuk mendukung proses Penyusunan Kebijakan Nasional dan Pengambilan Keputusan,” terangnya.

Baca juga:  Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Lakukan Evaluasi Kinerja dan Perencanaan Program Kerja

Dalam penyusunan rencana perubahan Perpres tersebut, Kemenko Marves turut berkontribusi menyampaikan rekomendasi penambahan 51 Peta Tematik yang berada di sektor kemaritiman. Sejalan dengan penyusunan rencana aksi, maka ditetapkan Kemenko Marves akan terlibat dalam 64 peta tematik baik untuk perwujudan maupun untuk pemutakhiran Informasi Geospasial Tematik (IGT).

Guna memaksimalkan perwujudan peta tematik tersebut, Deputi Basilio mengarahkan untuk segera menyusun spesifikasi dan standar yang optimal serta roadmap penyelenggaraan peta tematik secara komprehensif dan terukur. Selain itu, segera identifikasi berbagai kendala penyelenggaraan dan cari antisipasinya.

“Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, diharapkan akan mempercepat dan mempermudah proses penyelenggaraan data dan informasi Indonesia dalam konteks penyelenggaraan kebijakan satu peta,” pungkas Deputi Basilio.

Sosialisasi ini turut dibuka oleh Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) dan arahan dari Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian serta ditutup oleh Asisten Deputi Penataan Ruang dan Pertanahan Kemenko Perekonomian serta Kepala Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik BIG.

Baca juga:  Kemenko Maritim Inisiasi Kerja Sama Sungai Bersih dengan Belanda

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel