Berita DeputiDeputi 5

Kemenko Marves Gelar Rakor Lintas K/L Guna Percepat Pendirian Institusi Penjamin Kredit Daerah

Dibaca: 53 Oleh Jumat, 3 Desember 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 12 03 at 5.07.34 PM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-782/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XII/2021

Marves – Bekasi, Kemenko Marves Melalui Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Pendirian Lembaga/Perusahaan Penjamin Kredit Daerah di Bekasi secara daring dan luring (3-12-2021).

Asisten Deputi Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Suparman yang memimpin rakor mengatakan, “Gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) telah membantu mempromosikan produk-produk dalam negeri. Menurutnya, saat ini pemerintah memikirkan bagaimana untuk mendorong Gerakan nasional tersebut dari sisi permodalan bagi pelaku Ekonomi Kreatif maupun UMKM. Salah satu upayanya adalah dengan peningkatan akses permodalan bagi UMKM.

Percepatan Pendirian Jamkrida merupakan salah satu upaya dalam rangka peningkatan akses permodalan. Peningkatan akses permodalan ini dimaksudkan untuk mewujudkan janji Prioritas Presiden dan Wakil Presiden pada Bidang Pariwisata dan Industri Kreatif Tahun 2020-2024 dalam meningkatkan akses permodalan bagi wirausahawan baru dengan sehingga memudahkan wirausahawan baru yang tidak/kurang bankable atau memiliki asset agunan yang layak/dibutuhkan dalam pengajuan kredit.

Saat ini telah berdiri 18 Jamkrida dengan target sasaran/nasabahnya adalah UMKM. Asdep Suparman menekankan bahwa saat ini sedang fokus percepatan Jamkrida pada tiga wilayah yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Maluku, sehingga tahun depan ditargetkan berdiri Jamkrida di wilayah-wilayah tersebut, untuk selanjutnya berlanjut di provinsi yang lain.

Baca juga:  Pemerintah Terus Mengejar Master Plan Pengembangan Blok Masela 

Menyambung, dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim Sugeng Santoso mengatakan bahwa pembentukan Jamkrida ini bisa masuk dalam upaya Strategis untuk memulihkan ekonomi nasional melalui pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang terkena dampak akibat Covid-19 dan juga terkait dengan skema penjaminan yang diperbarui. “Hal ini nantinya diharapkan dapat berdampak positif bagi perekonomian daerah,” tambahnya.

Kemudian, Kepala Bidang Pengembangan Akses Permodalan Tahyanto mengatakan pemerintah saat ini sedang gencar membangun dan mempromosikan potensi wisata di 5 DPSP dengan tema quality tourism dan pariwisata berkelanjutan yang tentunya membutuhkan lebih banyak modal bagi penyedia usaha wisata, maka diperlukan Jamkrida guna mendukung pengembangan Industri Kreatif dan UMKM.

Lebih jauh, Hari Gamawan mewakili Direktorat Kelembagaan dan Produk IKNB, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa OJK siap mendukung percepatan pendirian Jamkrida. “Dari sisi perijinan pendirian Jamkrida, akan dijadikan sebagai prioritas sehingga dapat lebih cepat selesai, proses perijinan juga dilakukan secara elektronik sehingga lebih memudahkan dalam pengajuan dan juga pelacakan proses perijinannya,” tuturnya.

Baca juga:  Sesmenko Agus Purwoto menghadiri Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) "Pengelolaan Potensi Maritim di wilayah perbatasan Sebatik dengan Malaysia"

Selain itu, Hari Gamawan juga mengatakan bahwa OJK sedang mempersiapkan tim khusus sebagai PIC perijinan Jamkrida, hal ini untuk menunjukkan keseriusan kami dalam mendukung percepatan Jamkrida.

Turut hadir dalam Rapat ini Kadis Pariwisata Maluku, Karo Perekonomian Provinsi Sumatera Utara, Perwakilan Kemenko Perekonomian, Perwakilan Kemendagri, Perwakilan Kemenparekraf, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara, Perwakilan Biro Perekonomian Papaua Barat, Perwakilan Bank Indonesia, dan Direktur Executive Asippindo.

Menutup rakor, Asdep Suparman menyatakan bahwa dirinya optimis akan keberhasilan pendirian Jamkrida pada tahun depan. “Saya berharap percepatan pendirian Jamkrida di daerah akan berjalan dengan baik tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak” tutupnya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel