Siaran PersBerita DeputiDeputi 2

Kemenko Marves Harap Produksi KJA Dalam Negeri Ditingkatkan

Dibaca: 147 Oleh Kamis, 10 September 2020September 22nd, 2020Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-142/HUM/ROKOM/SET-MARVES/VI/2020

Marves – Bandung, Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Marves M. Rahmat Mulianda berharap Indonesia terus meningkatkan kemampuan budidaya laut dengan salah satunya menggunakan/ produksi Keramba Jaring Apung (KJA) dari/ untuk dalam negeri. Hal itu diungkapkan saat menghadiri Pelepasan Ekspor KJA oleh PT. Gani Arta Dwitunggal ke Maladewa (Maldives) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/09).

“Jadi kita menyaksikan bagaimana mereka (PT. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec)) memproduksi infrastruktur untuk KJA yang akan dipakai negara lain seperti Maldives. Di sini kita bisa lihat bahwa negara-negara di beberapa belahan dunia menekankan budidaya perikanan lautnya sebagai salah satu kegiatan perikanan mereka, dan mereka menggunakan KJA nya dari Indonesia. Ini tantangan buat kita supaya meningkatkan kemampuan budidaya laut yang menggunakan KJA produksi dari dalam negeri sendiri,” Kata Asdep Rahmat di lokasi.

Lebih lanjut, Asdep Rahmat memaparkan bahwa PT. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) sudah bagus dalam memproduksi KJA, hal itu terbukti sudah diakui SNI dan menjadi salah satu referensi untuk pemanfaatan produk mereka untuk penggunaan kerambah atau budidaya ikan di air tawar maupun air laut.

Baca juga:  Videografis Mengenai Kereta Bandara

“Mengenai potensinya membangun infrastruktur fisik untuk mendukung kegiatan budidaya ini, tadi saya juga meminta kepada mereka untuk mengkaji pembuatan kincir tambak, karena selama ini kincir tambak kita tidak berkembang, lebih banyak dari luar negeri untuk tambak kita misal untuk tambak udang,” ujarnya.

“Padahal pemerintah memiliki program untuk meningkatkan tambak undang dan itu memerlukan banyak kincir untuk keperluan produksi udang. Itu ada berapa banyak potensi yang bisa dihasilkan,” tambahnya.

Menambahkan Asdep Rahmat, Asdep Hilirisasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Amaliyos yang juga hadir di lokasi mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan PT. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) bisa menjadi inspirasi dalam mendorong perkembangan budidaya perikanan di Indonesia.

“Ke depan saya pikir apa yang sudah dilakukan Pt. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) ini cukup memberikan inspirasi dan inovasi dalam mendorong pengembangan budidaya perikanan di Indonesia. Karena kami yakin inovasi ini akan sangat banyak dikembangkan oleh negara-negara dan akan menjadi trendsetter,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Gani Arta Dwitunggal (AquaTec), Andi Jayaprawira Sunadim mengungkapkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali melakukan ekspor KJA, namun ini pertama kalinya berhasil tembus lembaga pemerintahan Maldives tepatnya di Kementerian Perikanan dan Pertanian Republik Maladewa (Maldives).

Baca juga:  Deputi Agung: Kembalikan Semangat Kelautan dan Perikanan Indonesia

“Selain Maldives, kami sudah pernah ekspor ke Malaysia, Singapore, Brunei Darussalam dan lainnya. Saya berharap perikanan budidaya Indonesia bisa maju perikanannya, di mana bisa mengekspor ikan menyaingi negara-negara lainnya,” pungkasnya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel