Berita DeputiDeputi 5

Kemenko Marves Inisiasi Penyusunan Peta Jalan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dibaca: 34 Oleh Kamis, 6 Mei 2021Tidak ada komentar
Kemenko Marves Inisiasi Penyusunan Peta Jalan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No. SP-310/HUM/ROKOM/SET.MARVES/V/2021

Marves – Bogor, Ada beberapa hal yang dapat menjadi fokus pemerintah untuk mewujudkan SDM pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas, yaitu peningkatan riset dan pendidikan parekraf, pelatihan dan sertifikasi parekraf melalui pengembangan sertifikasi kompetensi, pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan standar kompetensi, dan penguatan hubungan antar lembaga melalui penguatan tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kerja sama antar lembaga. “Dan yang terpenting dari semuanya adalah perlu adanya peta jalan bagi pengembangan SDM Parekraf untuk menunjang hal hal tersebut,” jelas Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Odo R.M Manuhutu ketika membuka Forum Diskusi Terpumpun di Bogor pada Rabu (05-05-2021).

Pada kesempatan itu, Deputi Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnu Bawa Tarunajaya mengemukakan mengenai model pengembangan SDM Mandiri melalui Wirausaha melalui beberapa langkah.

“Langkah-langkah dapat dilakukan yakni Mapping dan Rekuitmen Calon Wirausaha, Pelatihan Online dan Offline, Pitching, Pendampingan dan Komunitas Wirausaha Muda Perintis,” ujarnya.

Baca juga:  Kemenko Marves Monitor Langsung Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Riau

Sejalan dengan itu, Guru Besar FIA Universitas Indonesia Eko Prasojo dalam paparannya berpendapat bahwa peta jalan pengembangan SDM Parekraf merupakan pintu masuk untuk melakukan sinergi, kolaborasi, shared output, shared outcome dan shared impact antar kementerian/lembaga/Pemerintah daerah. Kemenko Marves memiliki peran strategis sebagai dirijen dalam orkestrasi pemerintahan untuk mengatur alur kewenangan antar K/L. Karena itu Kemenko Marves memiliki peranan yang penting dalam pembangunan kompetensi SDM Parekraf.

Masih dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Hubungan Antar Lembaga Kemendes PDTT Samsul Widodo mengatakan bahwa Permendesa Nomor 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, menyebutkan bahwa dana desa dapat digunakan untuk peningkatan kualitas SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sesuai Masyarakat Desa. “Misalnya, melaksanakan pelatihan pelatihan,” sebutnya.

Tentang pembentukan peta jalan SDM Pariwisata, Ceo Berbangsa Foundation Dr. Vitria Ariani menjelaskan perlu adanya komitmen dan kesepahaman antar K/L terkait, melakukan review naskah akademik dan kebijakan, melakukan gap analysis dan penyusunan peta jalan kemudian dilakukan uji publik.

Baca juga:  Revitalisasi Citarum Terintegrasi dari Hulu hingga Hilir

Lebih jauh, Sekretaris program jurusan Ilmu Administrasi Publik Universitas Nasional Angga Sulaiman mengatakan perlu dimasukkan perbaikan terhadap program Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi Parekraf meliputi 3 aspek yakni aspek kelembagaan, aspek regulasi dan aspek partisipasi.

Turut hadir dalam acara ini adalah perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Badan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel