BeritaBerita DeputiDeputi 2

Kemenko Marves Integrasi Hulu Hilir Pengembangan Produksi Udang Nasional

Dibaca: 17 Oleh Selasa, 22 Desember 2020Tidak ada komentar
Kemenko Marves Integrasi Hulu Hilir Pengembangan Produksi Udang Nasional
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Bogor, Dalam rangka pengembangan Produksi Udang Nasional, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melaksanakan Rapat Konsolidasi dan Akselerasi Pengembangan Produksi Industri Udang 2021-2025. Rapat ini dipimpin oleh Deputi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Safri Burhanuddin.

“Kita membahas bagaimana Kemenko Marves sesuai dengan kewenangannya bertugas melakukan koordinasi pelaksanaan proyek prioritas strategis (Major Project) Sesuai dengan amanat RPJMN 2020 – 2024 terkait dengan Major Project revitalisasi kawasan pertambakan di sentra produksi udang dan bandeng, yang di mana telah ditetapkan 5 lokasi prioritas antara lain Lampung, Sulawesi Selatan, Pantai Utara Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) serta Nusa Tenggara Barat,” kata Deputi Safri membuka rapat, Bogor, Jawa Barat, Selasa (22-12-2020).

Dalam koordinasinya ini, Deputi Safri menjelaskan bahwa Kemenko Marves berperan dalam revitalisasi kawasan pertambakan di sentra produksi dari hulu ke hilir.

“Kita ingin mengembangkan cluster budidaya udang yang terintegrasi mulai dari hulu (off farm), on farm dan hilir (off farm), untuk itu perlu ada strategi pengembangan terrintegrasi,” ujarnya.

Baca juga:  Deputi Ridwan Kunjungi Pembangunan Proyek MRT Jakarta

Adapun strategi tersebut, Deputi Safri Burhanuddin memaparkan yang diperlukan di hulu adalah mengurangi impor bahan baku pakan, induk dan benih unggul serta pembenahan sistem logistik. Di sisi on farm diperlukan penyederhanaan regulasi yang berbelit, ketersediaan master plan, zonasi dan tata ruang yang tepat, inovasi dan penerapan teknologi yang proven, kelembagaan dan kompetensi SDM pembudidaya (aquaculture incorporated). Sedangkan pada hilirnya adalah jaminan mutu, standarisasi produk, traceability, diversifikasi produk, diplomasi perdagangan dan ekspansi pasar.

“Dengan strategi yang terarah, terencana dan sinergis, maka target untuk masuk dalam 5 besar negara eksportir produk perikanan bisa dicapai. Untuk menjadi 5 besar negara eksportir produk perikanan, paling tidak nilai ekspor produk perikanan nasional harus mencapai >USD 8 Miliar,” tegas Deputi Safri Burhanuddin.

Menambahkan Deputi Safri, Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Marves Rahmat Mulianda menyampaikan bahwa adapun inti dari rapat ini adalah Membuat peta strategi akselerasi pengembangan produksi industri udang 2021-2025, Mengidentifikasi dukungan program dan anggaran masing – masing sektor terkait serta mengintegrasikan dalam master plan industrialisasi udang 2021-2025 serta Mengoperasionalkan peran pokja peningkatan produksi udang nasional.

Baca juga:  Menko Maritim dan MenKP bahas permasalahan perikanan di Indonesia

Selain Kemenko Marves, acara ini juga diikuti oleh K/L terkait antara lain Bappenas, Kantor Staf Presiden, KLHK, PUPERA, KKP, Kemendag, Kemenperin, ESDM, Kemenkop UKM, Pemerintah Daerah, akademisi, pakar mapun asosiasi bisnis, milenial akuakultur.

Untuk diketahui, pemilihan komoditas udang sebagai salah satu komoditas unggulan yang perlu mendapat intervensi akselerasi kearah industrialisasi tentunya tidak terlepas dari potensinya yang begitu besar jika ditinjau dari aspek ekonomi. Berdasarkan data Direktorat Pemasaran KKP (2020) pada periode 2017 – 2019 volume ekspor udang konsisten tumbuh positif sebesar 7% per tahun dengan nilai ekspor pertahun mencapai USD 1,7 Juta atau setara IDR 24 Triliun (kurs 1 USD = IDR 14.000). Selain itu, ditingkat global berdasarkan data FAO (2020) Indonesia telah menduduki posisi nomor 5 produsen udang dunia dengan market share sebesar 7,1%. Sebagai catatan volume udang yang diekspor tersebut baru mencakup 40% volume produksi nasional.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel