Berita DeputiDeputi 4

Kemenko Marves Kawal Koordinasi Penyiapan Lahan Food Estate di Sumatera Utara

Dibaca: 31 Oleh Kamis, 30 September 2021Tidak ada komentar
Pictur7e1
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves–Sumatera Utara, Dalam rangka penyiapan lahan Food Estate Tahap II di Sumatera Utara, pada tanggal  28 – 30 September 2021 Kemenko Marves melakukan rapat koordinasi dan survei awal ke beberapa lokasi alternatif untuk dapat dikembangkan sebagai areal food estate di Kabupaten Pakpak Bharat bersama Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian Badan Litbang Kementerian Pertanian, Direktorat Serealia Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah XIV Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara.

Pada program Food Estate, Kemenko Marves mendorong agar petani, baik pada tahap on-farm dan off farm, dapat menghasilkan produktivitas komoditas pangan yang dapat bersaing secara keekonomian dan kualitas dengan produk pangan impor sehingga dapat mendukung ketahanan pangan nasional. Penyiapan lahan dan penyelesaian persetujan pemerintah adalah proses di hulu dari pengembangan food estate. Asisten Deputi Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Sugeng Harmono yang mewakili Deputi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves menyampaikan bahwa, “Diperlukan penyiapan yang matang melalui kerja sama lintas Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah dalam mempersiapkan areal pengembangan food estate berikutnya, setelah pelaksanaan sebelumnya yang dimulai di kabupaten Humbang Hasundutan”.

Baca juga:  RI – Chile Komitmen Perkuat Kerja Sama Kemaritiman dan Lingkungan

Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat telah menindaklanjuti secara responsif terhadap koordinasi dan sinkronisasi dari Kemenko Marves untuk pengembangan Food Estate di Sumatera Utara. Penyiapan lebih lanjut dari Pemkab Pakpak Bharat diperlukan seperti pendetilan areal dan rencana pengembangan yang perlu dituangkan dalam dokumen perencanaan untuk menjadi dasar dalam penyiapan lahan dan persetujuan pemerintah yang  terkait.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama Wakil Bupati H Mutsyuhito Solin beserta beberapa pejabat lainnya menerima Kemenkomarves bersama para pejabat lintas K/L tersebut. Dalam rapat koordinasi yang diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Bupati Pakpak Bharat mengapresiasi kehadiran dan dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat.

Program Food Estate sejalan dengan Kabupaten Pakpak Bharat yang memilih pertanian sebagai sektor prioritas pembangunan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Kunjungan lapang dalam rangka survei awal ini dilakukan pada areal Hutan Produksi yang dapat diKonversi (HPK) yang telah dicadangkan untuk areal ketahanan pangan berdasarkan SK MenLHK nomor SK.448/MENLHK/SETJEN/PLA.2/11/2020, serta areal lain yang diidentifikasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai areal food estate.

Baca juga:  Kemenko Marves Tekankan Indonesia akan Perangi Kegiatan Penangkapan Ikan Ilegal dan Lindungi Pelaut Serta ABK

Selain melaksanakan survei awal pada beberapa areal untuk menjajaki penyiapan lahan food estate juga dilakukan kunjungan pada beberapa komoditas pertanian dari Kabupaten Pakpak Bharat seperti tanaman gambir, sereh wangi, vanila dan nilam. Beberapa komoditas telah memiliki konektivitas dengan pengolahan pasca panen secara lokal oleh petani. Tanaman gambir telah dikembangkan produk alternatifnya berupa teh gambir selain pengolahan menjadi ekstrak gambir. Juga terdapat industri kecil penyulingan minyak atsiri dari sereh wangi Pakpak Bharat yang diklaim memiliki angka rendemen yang baik.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel