Berita DeputiFotoDeputi 3

Kemenko Marves dan K/L Terkait Berencana Membangun Pangkalan Pendaratan Ikan di Kabupaten Seluma yang Bersinergi dengan Kawasan Ekonomi Khusus di Bengkulu

Dibaca: 33 Oleh Selasa, 19 Januari 2021Februari 24th, 2021Tidak ada komentar
Kemenko Marves dan K/L Terkait Berencana Membangun Pangkalan Pendaratan Ikan di Kabupaten Seluma yang Bersinergi dengan Kawasan Ekonomi Khusus di Bengkulu
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-22/HUM/ROKOM/SET.MARVES/I/2021

Marves-Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi mengadakan Rapat Koordinasi Peninjauan dan Penyelesaian Infrastruktur Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasar Seluma, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Acara yang diadakan secara virtual ini dikomandoi oleh Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air Rahman Hidayat pada Senin (18-01-2021).

Dalam rapat ini dibahas tentang urgensi pendirian pelabuhan perikanan Seluma di Pasar Seluma. Asdep Rahman menuturkan, “Wilayah ini bisa dibilang strategis, terutama ketika membahas tentang lahannya. Lokasi di sekitar Pasar Seluma cukup potensial.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Sri Hartati memberikan informasi lebih rinci tentang lokasi ini. Memiliki panjang pantai sejauh 225 kilometer, Kabupaten Seluma berhadapan langsung dengan Samudera Hindia sehingga cuaca di daerah ini seringkali panas. Walaupun begitu, Kabupaten Seluma dekat dengan pusat ibukota provinsi. Ia menambahkan, “Provinsi Bengkulu membutuhkan perhatian khusus terkait pengembangan pelabuhan perikanan, khususnya demi kesejahteraan nelayan.

Menurutnya, saat ini hanya ada satu pelabuhan di Provinsi Bengkulu, kurang lebih berukuran 5 hektar. “Kita harus berpikir jauh ke depan karena di kawasan Pelabuhan Pulau Baai akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” tambah Sri Hartati.

Sepakat dengan Asdep Rahman dan Kepala Dinas Sri, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma Ricky Gunarwan mendukung pemindahan pelabuhan karena kabupaten ini masih memungkinkan untuk dilakukan pembangunan hingga seluas 100 hektar. “Kalau di Pulau Baai, abrasinya besar, pendangkalannya cepat, dan pembangunan infrastrukturnya terbatas”, bebernya.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen-KP) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional, Pelabuhan Perikanan (RIPPN) di Kabupaten Seluma terdapat di Muara Maras. Hanya saja, menurut Sekda Kabupaten Seluma kondisi rill di lapangan pelabuhan perikanan Muara Maras (PPI Muara Maras) juga terkendala dalam pengembangannya karena lahan yang terbatas dan juga sedimentasi yang cukup besar. 

Terdapat tiga jenis fasilitas yang perlu dibangun saat mendirikan pelabuhan perikanan. Pertama, fasilitas pokok yang mencakup lahan, breakwater, dermaga, jetty, kolam pelabuhan, jalan komplek pelabuhan dan drainase, revetment, dan alur pelayaran. Kedua, fasilitas fungsional yang terdiri dari balai pertemuan nelayan, mess operator, wisma nelayan, fasilitas sosial, pertokoan, juga pos penjagaan. Ketiga, faktor penunjang, yaitu kantor administrasi pelabuhan, tempat pemasaran ikan (TPI), navigasi pelayaran, fasilitas komunikasi, air bersih, instalasi bahan bakar minyak (BBM), instalasi listrik, tempat perbaikan jaring, dan lain-lain.

Apabila terealisasi rencana pembangunan KEK di Pelabuhan Perikanan Pulau Baai, maka jarak antar keduanya, yakni dengan Pelabuhan Perikanan Pasar Seluma tidak jauh. Justru ini akan saling mendukung. “Jika pelabuhan perikanan untuk industri pengolahan perikanan berada di satu tempat, yaitu di Pasar Seluma, pasar kalau mau ekspor akan dekat. Kesiapan di Pulau Baai bisa bersinergi dengan Pelabuhan Pasar Seluma, ibaratnya bekerja sama dari hulu ke hilir,” ujar Asdep Rahman.

Menambahkan, Sekretaris Ricky menuturkan, “Kami mengharapkan sekali agar ini cepat terealisasi agar kesejahteraan ekonomi masyarakat Kabupaten Seluma dapat meningkat, serta menambah persediaan sarana prasarana di sini.”

Menutup rapat kali ini, Asdep Rahman berkata, “Daerah atau provinsi yang berhubungan langsung sudah sepakat bahwa akan dikembangkan Pelabuhan Perikanan Pasar Seluma di Kabupaten Seluma, tetapi rencana tersebut belum diusulkan. Oleh karena itu, mohon dibicarakan segera agar Kemenko Marves dapat membantu mengawal pembangunannya.”

Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan Asisten Deputi Perikanan Tangkap-Deputi Bidang Koordinasi Sumberdaya Maritim, PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu, Direktorat Kepelabuhanan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pusat Teknologi Rekayasa Industri Maritim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, serta Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Baca juga:  Menko Luhut Targetkan 600 Ribu Ha Mangrove Dalam 4 Tahun

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel