Berita DeputiDeputi 5

Kemenko Marves Motivasi Para Pelaku UMKM Untuk Miliki HKI

Dibaca: 13 Oleh Sabtu, 5 Desember 2020Tidak ada komentar
Kemenko Marves Motivasi Para Pelaku UMKM Untuk Miliki HKI
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves-Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) terus berkomitmen untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HKI) bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Terbaru, Kemenko Marves melalui Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves menginisiasi Webinar bertajuk Potensi dan Tantangan Pengembangan Pengakuan Hak Kekayaan Intelektual bagi UMKM yang dihelat Jumat (4-20-2020).

“Karena seperti diketahui, masih ada para pelaku UMKM yang belum menyadari pentingnya HKI sebagai perlindungan hukum bagi usahanya. Dalam hal ini peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sangat penting untuk memfasilitasi masyarakat, kami pun di Kemenko Marves kerap menyosialisasikan mengenai hal ini, terutama saat berkunjung ke 5 DPSP,” ujar Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Rustam Efendi dalam paparannya.

Direktur Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Robinson Sinaga menambahkan mengenai dukungan pemerintah perihal fasilitasi pendaftaran HKI untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Menurutnya hal tersebut akan diberikan dalam dua bentuk, yaitu: Administrasi, yakni Kemenparekraf membantu penyusunan dan pengumpulan dokumen persyaratan serta membantu administrasi pendaftaran HKI pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ke Dirjen KI Kemenkumham.

Baca juga:  Inovasi Produk dan Jasa Bahari di Kampong Edu Ekologi Teripang Mas Kepulauan Riau

“Dan, secara finansial Kemenparekraf menanggung seluruh biaya pendaftaran KI ke Dirjen KI Kemenkumham,” tambahnya.

Selanjutnya, Asisten Deputi Bidang Standardisasi dan Sertifikasi Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Siti Darmawasita menjelaskan perihal dukungan pemerintah lain untuk pelaku UMKM. Menurutnya, selain sertifikasi HKI, Kemenkop UKM juga memberikan fasilitasi standardisasi dan sertifikasi bagi Koperasi dan UMKM.

“Fasilitasi berupa sertifikasi Halal, SNI, ISO, Sertifikasi Alat Kesehatan, dan berbagai sertifikasi global. Output dari seluruh fasilitasi yang diberikan bagi UMKM sepanjang tahun 2015 sampai dengan November 2020, terhitung sebanyak 12.414 sertifikasi bagi UMKM,” jelasnya.

Adapun, perkembangan UMKM tidak terlepas dari keterkaitannya dengan HKI. Kualitas produk-produk UMKM yang bernilai ekonomi sejatinya wajib diikuti dengan tingginya kesadaran untuk melindungi HKI yang ada di dalam produk tersebut. Apabila ada pihak lain yang memproduksinya, tentu saja harus seizin pemegang haknya yang akan mendapatkan royalti dari hak eksklusif yang di berikan.

HKI sangat penting untuk dilindungi agar dapat mendorong inovasi di berbagai bidang. Tanpa adanya perlindungan HKI, maka akan kecil pula insentif yang dimiliki oleh para individu atau pelaku usaha untuk berkarya, karena setiap orang dapat dengan mudah mencuri ide dan hasil karya yang mereka buat (dengan susah payah), untuk mendapatkan keuntungan para peniru atau pembajak hasil karya tersebut.

Baca juga:  Menko Luhut : Layanan Grab di 7 Bandara di Sumatera Akan Berdampak Positif Bagi Pengembangan Pariwisata Daerah

Kemenko Marves sejak bulan Juli silam sering mengadakan webinar tentang ekonomi kreatif termasuk di dalamnya UMKM, dengan tujuan antara lain; peran aktif terkait kebijakan dan fasilitasi pemerintah untuk UMKM, serta untuk menjaring masukan dari para narasumber dan peserta webinar.

Biro Komunikasi

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel