BeritaBerita DeputiDeputi 2

Kemenko Marves Pastikan Program PEN- ICRG di Bali Berjalan Lancar

Dibaca: 32 Oleh Rabu, 23 September 2020Oktober 7th, 2020Tidak ada komentar
Kemenko Marves Pastikan Program PEN- ICRG di Bali Berjalan Lancar
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Bali, Dalam rangka persiapan implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) padat karya Restorasi Terumbu Karang , Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) di Bali, Kemenko Marves melaksanakan kunjungan dan sosialisasi ke beberapa lokasi PEN dan ICRG di Bali. Kegiatan ini dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin.

Adapun lokasi yang dimaksud adalah Nusa Dua, Pantai Sanur dan serangan, Kantor Command Center ITDC , Cahaya Baru (Coral Farm) dan, serta pertemuan di Kantor Gubernur Bali.

“Untuk pertama kita laksanakan di Pantai Sanur dengan ada beberapa poin dalam kegiatan ini salah satunya yaitu terdapat 10 kelompok nelayan untuk UMKM yang terlibat pelaku pariwisata yang sudah dikerahkan, dengan dalam satu kelompok nelayan rata – rata terdapat 30 – 50 orang. Untuk di daerah Sanur sendiri terdapat sekitar 400 nelayan,” kata Deputi Safri, Bali, Rabu (23-09-2020).

Untuk para pelaku usaha/ UMKM tersebut, Deputi Safri menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan kerja sama dengan Bank untuk pembuatan rekening agar memudahkan proses administrasi pembayaran. Di lain itu, masyarakat pesisir yang terlibat juga akan menerima gaji dengan standar UMR melalui rekening masing – masing.

Baca juga:  Mewujudkan Mimpi Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia

“Setelah di Sanur, kita adakan pertemuan di Command Center ITDC dengan tujuan untuk survei kantor atau ruangan, karena Command Center ini nantinya yang akan digunakan sebagai sekretariat untuk koordinasi kegiatan PEN restorasi terumbu karang di Bali,” ujarnya.

“Kami juga koordinasi, peninjauan lokasi dan sosialisasi program PEN dan ICRG di CV. Cahaya Baru (Coral Farm) dan Serangan, yang merupakan lokasi restorasi terumbu karang dan juga merupakan tempat pembudidaya terumbu karang. Survey dilakukan dengan menggunakan kapal/boat untuk mengetahu lokasi untuk program PEN-ICRG,” tambahnya.

Dari hasil kunjungan tersebut, lanjut Deputi Safri, kemudian dibahas bersama dengan Gubernur Bali dengan beberapa hal yang dapat disimpulkan antara lain luas Lokasi PEN restorasi terumbu karang Bali di antaranya adalah Serangan (188 hektar), Buleleng tengah (533 hektar), Sanur (473 hektar), dan Nusa Dua (408 hektar). Program ini akan diawali dengan 50 hektar dengan pengembangan yang dibantu oleh Amerika dan Australia dan akan berlanjut sampai 408 hektar di Nusa Dua yang akan dilaunching pada tanggal 7 Oktober 2020.

Baca juga:  Menko Luhut Meeting dengan Profesor Karl Jackson

“Jadi sesuai pertemuan, diagendakan akan dilaksanakan Launching PEN ICRG pada tanggal 7 Oktober 2020. Semoga semua berjalan baik agar kegiatan ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Untuk kelancaran pelaksanaan launching PEN ICRG tersebut, data sumber daya manusia yang akan terlibat dalam program ini terlebih dahulu dilaporkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Badung dan Kepala Dinas Perikanan Kota Denpasar pada hari Senin tanggal 28 September 2020 dan akan diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel