Siaran PersBeritaFotoPenguatan Implementasi Reformasi Birokrasi

Kemenko Marves Siapkan Sistem Informasi Handal dan Siap Menjadi Pelopor Standarisasi Aplikasi Digital

Dibaca: 275 Oleh Jumat, 14 Februari 2020September 16th, 2020Tidak ada komentar
Kemenko Marves Siapkan Sistem Informasi Handal dan Siap Menjadi Pelopor Standarisasi Aplikasi Digital
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-18/HUM/ROKOM/SET-MARVES/VI/2020

Marves – Bogor, Dalam rangka bertransformasi menjadi salah satu kementerian yang berbasis data dan sistem informasi yang handal, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, terus memantapkan segala sesuatunya untuk mewujudkan hal tersebut.

Masih dalam rangkaian agenda Rakor Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Tahun 2020, Biro Perencanaan dan Informasi Kemenko Marves, kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD), sekaligus merumuskan hasil Rakor sebelumnya yang dilaksanakan oleh ketiga divisi yang ada di Pokja Pengelolaan Data dan Sistem Informasi, yaitu Pengolahan Data, Database dan Infografis,  serta Integrasi Sistem.

“Hari ini kita mencoba merumuskan apa yang menjadi konsep dasar pengembangan data dan sistem informasi. Tindak lanjutnya, agar di Kemenko Marves ini memiliki sistem informasi yang handal, yang dapat membantu keseluruhan aktivitas dan tata kelola di Kemenko Marves, kemudian juga memiliki semacam data center, yang dapat dengan mudah mengakses data dan informasi dari berbagai kementerian/lembaga untuk mendukung pengambilan keputusan dan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Kemenko Marves,” ujar Kepala Biro Perencanaan dan Informasi Kemenko Marves, Arif Rahman, di Bogor, Jumat (14/2/2020).

Karo Arif menambahkan, bahwasanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang teknologi informasi adalah salah satu hal terpenting, baik dari sisi jumlah maupun kualitasnya. Oleh karenanya, perlu adanya pelatihan khusus semacam bimbingan teknis, guna meningkatkan skill dan juga menambah wawasan.

Baca juga:  Menko Luhut Kunjungi Port of Singapore Authority (PSA)

“Dengan adanya Task Force dan Pokja yang sudah dibentuk oleh Pak Sesmenko Marves, kami sangat optimis, apalagi dengan banyak generasi muda milenial yang sangat kompeten di bidangnya. Maka harapan kita, untuk peningkatan dan penguatan sistem informasi di Kemenko Marves akan tercapai. Nantinya akan ada banyak kegiatan semacam bimbingan teknis ataupun transfer knowledge dari berbagai kementerian/lembaga, yang dinilai mereka sudah lebih dulu maju dalam hal pengelolaan data dan sistem informasi,” tambahnya.

Sekedar kilas balik, master plan atau rencana induk untuk penguatan dan pengembangan data dan sistem informasi di Kemenko Marves, telah diselesaikan sejak tiga tahun silam, akan tetapi, dengan terbatasnya SDM dan juga berbagai hambatan lain, akhirnya membuat rencana strategis itu terlambat untuk diwujudkan.

“Sistemnya memang sudah dirancang lama untuk memfasilitasi itu, dan master plan pun sudah selesai sejak tiga tahun lalu, namun nyatanya setelah dievaluasi, ternyata kita belum bergerak, dari situlah saya inisiasi, minimal dari yang sudah jalan dulu, dan bagaimana agar kita integrasikan. Kita jangan lagi mengulur waktu, sebab pimpinan dan organisasi Kemenko Marves sudah sangat membutuhkan, makanya kita percepat, maka diadakanlah forum-forum seperti ini,” ujar Ketua Pokja Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kemenko Marves, Muhamad Rasman Manafi.

Baca juga:  Menko Luhut: Bangun Perkawanan, Untuk Membangun Indonesia

Ketua Pokja kemudian menjelaskan mengenai target jangka pendek yang hendak dicapai, menurutnya, ada dua hal penting yang akan difokuskan.

Pertama, data yang tersebar di berbagai unit, termasuk lewat aplikasi yang dibuat individu dan pejabat, itu harus bisa dengan mudah diakses, update, valid dan pastinya sudah harus terintegrasi. Kedua, wajib ada unit, apakah itu unit formal seperti Biro misalnya, atau ada orang yang berdedikasi untuk mengelola ini. Ini harus ada semua,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Tenaga Ahli Menko Marves Bidang Teknologi dan Informasi, Vicky Ezra Immanuel. Ia lantas memberikan berbagai masukan, termasuk rencananya yang ingin menjadikan Kemenko Marves sebagai pelopor standardisasi aplikasi elektronik atau E-System di internal Kemenko Marves, yang diakuinya masih belum terintegrasi dan seolah berjalan sendiri-sendiri.

“Alhasil, pertama akan banyak gangguan di performance, security, dan sulit terintegrasi. Harapan kita di Kemenko Marves ini, selagi E-System ini masih sedikit, kita buat dulu standar baku atau pondasinya, terkait frame work dan juga keamanannya itu seperti apa. Kalau kita punya itu, aplikasi akan sejenis dan akan memudahkan untuk diintegrasikan. Dan, Kemenko Marves akan menjadi pelopor dalam hal itu. Nantinya diharapkan akan diperkuat oleh Permenko, agar paling tidak itu dapat dicontoh oleh kementerian/lembaga lain,” ujarnya.

Baca juga:  Marina: Upaya Pengembangan Wisata Bahari Ekonomi Maritim

Ia juga memberikan sumbang saran terkait hal tersebut, misalnya pengembangan infrastruktur pendukung dan juga peningkatan SDM bidang teknologi informasi lingkup Kemenko Marves.

“Infrastruktur kita masih terbatas, jadi perlu sekali road map pengembangan infrastruktur. Dan, aplikasi ini akan banyak, sehingga perlu totalitas dari para personil untuk melakukan software life cycle, semisal analisisnya di mana, kemampuannya sudah sejauh mana, maka dari itu sangat-sangat diperlukan peningkatan SDM. Kemudian pemilihan orang yang tepat juga sangat penting, skillnya harus mumpuni, fleksibilitas juga harus dinamis, dan yang paling penting integritasnya juga harus tinggi, karena dia akan mengawal data dan informasi penting,” tutupnya.

Dari pantauan langsung, terlihat jelas FGD ini berjalan sangat dinamis dan interaksi setiap peserta FGD berlangsung sangat aktif. Di sesi presentasi, setiap divisi di Pokja Pengelolaan Data dan Informasi, masing-masing memperlihatkan antusiasme dan hasil kinerja tim yang cukup baik. Di tengah-tengah diskusi Kepala Bagian Sistem Informasi dan Humas menegaskan, akan segera menindaklanjuti rakor ini dengan mengawal rencana aksi yang telah disusun dan disepakati bersama.

Biro Perencanaan dan Informasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel