FotoBerita DeputiDeputi 4

Kemenko Marves Tinjau Areal Rencana Pengembangan Food Estate di Kalimantan Utara

Dibaca: 143 Oleh Senin, 28 Maret 2022April 5th, 2022Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2022 04 05 at 5.52.12 PM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Kalimantan Utara, Dalam rangka peninjauan kawasan penyedian pangan di Delta Kayan Food Estate di Bulungan, Kalimantan Utara, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melakukan koordinasi dan kunjungan lapangan pada 28-30 Maret 2022 bersama Kementerian/Lembaga terkait.

Asisten Deputi Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Sugeng Harmono, menyampaikan “Pentingnya koordinasi yang baik lintas K/L dan pemerintah daerah dapat mengembalikan produktivitas areal pertanaman pangan yang ada, dan memastikan peningkatan kesejahteraan warga transmigran,” ungkap Asdep Sugeng.

Kemenko Marves telah mengundang unit terkait lintas K/L yang cukup lengkap untuk mendapatkan perkembangan kondisi terkini pengembangan Food Estate di Kaltara.

“Merencanakan kembali pengembangan kawasan pangan di Delta Kaya Kalimantan Utara perlu dilaksanakan secara holistik, integratif, tematik dan spasial,” jelas Sugeng.

Selanjutnya K/L terkait penyediaan pangan dapat memberikan dukungan agar pemerintah provinsi dan kabupaten mampu meninjau dan memperbarui kembali perencanaan pengembangan kawasan pangan berdasarkan kondisi dan tantangan yang terjadi di tingkat tapak.

Baca juga:  Kemenko Marves Serahkan 2 Insinerator Sampah ke TPA Kebon Kongok Lombok  

Udau Robinson selaku Plt. Asisten Dua Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kaltara menyambut langsung rombongan menyampaikan Pemerintah Provinsi Kaltara sangat berterima kasih atas kunjungan K/L melalui koordinasi dari Kemenko Marves.

“Pengembangan Food Estate di Provinsi Kaltara akan bersifat strategis untuk mendukung pengembangan dua kawasan baru yang strategis secara nasional dan memiliki kedekatan jarak yaitu pengembangan kawasan Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur dan pengembangan Kawasan Industri Hijau di daerah Tanah Kuning Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara,” ungkapnya.

“Untuk Kawasan Industri Hijau yang juga akan di topang pengembangan beberapa PLTA di Kaltara untuk dukungan energinya, diperkirakan akan menambah penduduk Kalimantan Utara hingga 100.000 jiwa. Dengan asumsi konsumsi beras sebesar 85 kg/tahun maka akan terdapat kebutuhan tambahan 8.500 ton beras/tahun,” jelas Asisten Dua Provinsi Kaltara tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Heri Rudiono, menyampaikan bahwa secara historis Pemerintah Kabupaten Bulungan telah mencanangkan Food Estate sejak telah diselesaikannya penyusunan Masterplan Delta Kayan Food Estate pada tahun 2011 yang kemudian telah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bulungan pada tahun 2013.

Baca juga:  Bertemu Gubernur Provinsi Bali, Kemenko Marves bahas Green Infrastructure Initiative

Pemerintah Provinsi telah menyelesaikan Masterplan Food Estate Kalimantan Utara pada Tahun 2017 khususnya dalam hal kebutuhan infrastruktur dan telah masuk ke dalam RTRW Provinsi Kaltara pada Tahun 2017.

“Tingginya potensi permintaan pangan berupa beras mengakibatkan perbedaan produksi dan konsumsi beras yang mencapai minus 19 ribu ton. Berdasarkan Masterplan Delta Kayan Food Estate, areal ini memiliki potensi yang sesuai untuk pengembangan tanaman pangan termasuk beras dan jagung hingga 41 ribu hektar,” ungkap Heri.

Salah satu fokus pengembangan Delta Kayan Food Estate di Kalimantan Utara adalah pengembangan 10 satuan pemukiman (SP) transmigrasi terutama di Desa Salim Batu dan Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah dengan rencana luas total mendekati 5.000 hektar yang dimulai secara bertahap sejak tahun 2008. Saat ini beberapa SP mengalami kendala ketidakmampuan mengendalikan air yang mengakibatkan luapan pada areal pertanaman dan matinya secara total tanaman yang telah dibudidayakan.

Koordinasi dan kunjungan lapangan dilakukan bersama dengan Kementerian PUPR yang diwakili oleh Direktorat Irigasi dan Rawa dan Balai Wilayah Sungai V Kalimantan Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan Ditjen Prasanana dan Sarana Pertanian, Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian, Balai Besar Padi, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Badan Litbang Pertanian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta Pemerintah Kabupaten Bulungan. Rombongan dipimpin oleh Asdep Sugeng.

Baca juga:  Sabang Menjadi Prioritas Lokasi Yang Akan Dikembangkan Infrastrukturnya Oleh India

Diharapkan, pertemuan ini dapat memberikan update perkembangan terakhir kondisi dan status usaha penyediaan pangan di Kalimantan Utara terutama melalui Program Delta Kayan Food Estate. Informasi hasil koordinasi dan kunjungan lapangan tersebut menjadi bahan bagi kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk memperdalam, memperbarui dan memperbaiki rencana Program Delta Kayan Food Estate agar mendukung capaian penyediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

No.SP-125/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2022

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel