FotoBerita DeputiDeputi 3

Kemenko Marves Tinjau Berbagai Pembangunan Infrastruktur di KSPN Mandalika, Lombok

Dibaca: 270 Oleh Kamis, 4 November 2021November 13th, 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 11 06 at 5.30.00 PM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-688/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves, Lombok – Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melakukan koordinasi dan kunjungan lapangan Sirkuit Mandalika, bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mandalika, Pelabuhan Gilimas, dan Pelabuhan Lembar, serta melakukan ujicoba Seaplane ke kawasan Sumbawa. Deputi Ayodhia Kalake didampingi oleh Sekretaris Deputi (Sesdep) yang kini merangkap sebagai Plt. Asdep Infrastruktur Konektivitas Lukijanto, Asisten Deputi Bidang Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA) Rahman Hidayat, Asdep Infrastruktur Pengembangan Wilayah Djoko Hartoyo, Asdep Industri Pendukung Infrastruktur Y. Yudi Prabangkara, dan Asdep Industri Maritim dan Transportasi Firdausi Manti.

Acara yang diadakan pada Rabu-Kamis (03-04/11/2021) ini bertujuan untuk melihat secara langsung progres pembangunan infrastruktur dan transportasi di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. “Kami datang ke sini untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan infrastruktur prioritas mendukung KSPN Lombok,” ujar Deputi Ayodhia.

Pengembangan kawasan Mandalika di Lombok bergerak dengan cepat mengingat banyaknya potensi pariwisata yang ditawarkan, salah satunya karena keberadaan Sirkuit Internasional yang saat ini tengah dikebut penyelesaian infrastruktur pendukungnya. Percepatan pembangunan infrastruktur dilakukan guna memudahkan aksesibilitas dan konektivitas, serta mendukung pengembangan wilayah.

Baca juga:  Susun Strategi dan Rencana Kerja Strategis, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dan Transportasi Kemenko Marves Adakan Konsinyering

Sirkuit Internasional Mandalika memiliki kapasitas lebih dari 50 ribu orang untuk area duduk di grandstand dan 136 ribu orang untuk area berdiri di general admission. Sirkuit dengan panjang 4,32 kilometer dan 17 tikungan (dari desain awal 19 tikungan) ini memiliki beberapa fasilitas yang ditawarkan, mulai dari race control building, observation deck, pit building, Mandalika circuit medical center, dan area gate penonton.

Sirkuit ini telah siap menggelar Balapan FIM Superbike World Championship (WSBK) pada November 2021 dan Indonesia Mandalika MotoGP Series pada Maret 2022. “Pada saat acara berlangsung nanti, kami akan menyediakan shuttle untuk mobilitas penonton, tidak akan ada mobil pribadi yang berlalu lalang sendiri,” sebut Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo. Protokol kesehatan yang diterapkan di sirkuit ini juga ketat sebagai bentuk antisipasi penularan Covid-19.

Selain itu, Pemerintah daerah telah mengusulkan agar dilakukan pelebaran jalan ruas Lembar-Sekotong-Pelangan sepanjang 7,5 kilometer dengan lebar 6 meter untuk mengurangi bottlenecking dan meningkatkan kapasitas jalan penghubung Mandalika ke Pelabuhan Gili Mas dan Pelabuhan Lembar.

Baca juga:  Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia di Taman Wisata Salib Kasih

Infrastruktur pendukung berupa akses jalan bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,363 km, saat ini pembangunannya telah selesai pada kedua sisi jalur cepat. “Hingga saat ini progresnya telah mencapai 98,6 persen dan akan segera diresmikan,” tutur Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTB Kementerian PUPR Reiza Setiawan.

“Pelabuhan Gilimas dan Pelabuhan Lembar siap untuk menerima wisatawan internasional dengan fasilitas yang ada. Kami ingin memberikan yang terbaik,” ungkap General Manager (GM) PT Pelindo Gilimas Baharuddin. Selain untuk angkutan logistik yang akan dikembangkan menjadi salah satu titik melabuhnya kapal-kapal program Tol Laut serta angkutan barang dan penumpang. Lokasi ini dicanangkan menjadi terminal cruise terbaik di Indonesia yang membutuhkan dukungan infrastruktur penunjang pariwisata maupun minat private yacht di area Lombok dan sekitarnya.

Deputi Ayodhia berharap pembangunan sirkuit Mandalika dapat bersinergi dengan pengembangan pariwisata di kawasan, melibatkan potensi lokal, termasuk SDM untuk kemudian meningkatkan perekonomian daerah. Selain itu, penggunaan seaplane/amphibi diharapkan dapat lebih mengembangkan pariwisata dan mendukung kunjungan ke destinasi tertentu.

Baca juga:  Kendalikan Pandemi Covid-19, PPKM Kembali Diperpanjang Kendati Jumlah Kasus Positif Terus Melandai

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel