Berita DeputiDeputi 3

Kemenko Marves Tinjau Pembangunan JTTS Seksi Bengkulu-Taba Penanjung

Dibaca: 110 Oleh Senin, 27 September 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 09 27 at 19.20.52 2
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-613/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IX/2021

Marves, Jakarta – Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Ayodhia Kalake bersama Wakil Ketua  III Dewan Perwakilan Daerah RI, Sultan Najamudin; Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga PUPR, Herry Vaza; Wakil Gubernur Bengkulu beserta jajaran; dan Direktur Proyek PT Hutama Karya, Sri Hastuti Hardiningsih melakukan kunjungan kerja ke Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Senin (27/09/2021). Dalam kesempatan tersebut, Deputi Ayodhia didampingi oleh Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA) Rahman Hidayat dan Asdep Industri Pendukung Infrastruktur Yudi Prabangkara.

Proyek Tol Trans Sumatera ini merupakan salah satu proyek prioritas pemerintah sejak tahun 2015 yang akan menghubungkan Lampung hingga Aceh. Deputi Ayodhia pun menjelaskan tujuannya bersama rombongan datang melakukan kunjungan tersebut. “Dari total 24 ruas jalan berbeda, kali ini kami meninjau ruas Lubuklinggau-Curup-Bengkulu seksi Bengkulu-Taba Penanjung untuk mengetahui progresnya agar tidak ada kendala dalam pekerjaan fisik infrastruktur,” ujar Deputi Ayodhia.

Baca juga:  Kesiapan Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

JTTS memiliki panjang keseluruhan mencapai 2.704 kilometer dan khusus untuk ruas ini, jalan utama dibangun sepanjang 17.6 kilometer dengan jalan akses sepanjang 1.9 kilometer.

Hingga hari ini, progres penyelesaian lahan sudah mencapai 99,92 persen, sedangkan progres fisik 78,10 persen. Untuk mendukung percepatan penyelesaian konstruksi pembangunan jalan tersebut, wilayah kerja dibagi atas empat zona, yaitu zona 1 STA 0+000-STA 6+400, zona 2 STA 6+400-STA 12+550, zona 3 STA 12+550-STA 16+550, dan zona akses STA 16+550-STA 17+625 yang juga mencakup interchange dan akses jalan Taba Penanjung. Sejauh ini, didominasi oleh pekerjaan tanah berup galian dan timbunan, serta pekerjaan struktur jembatan yang akan terdampak produktivitasnya apabila turun hujan dengan intensitas tinggi. Seluruh ruas ini diproyeksikan untuk mulai beroperasi pada Desember 2021.

Terkait kunjungan ini, Wakil Dewan Perwakilan Daerah Sultan B. Najamudin menyampaikan harapannya terkait pembangunan tol. “Semoga tol ini dapat segera selesai dan mampu mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Bengkulu,” pungkasnya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Baca juga:  Kurangi Sampah Plastik, Pemerintah RI-World Bank Ajak Influencer Bikin Konten Persuasif

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel