BeritaFoto

Kemenko Marves dan Universitas Negeri Sebelas Maret Resmi Jalin Kerja Sama dalam Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Dibaca: 39 Oleh Kamis, 1 April 2021April 7th, 2021Tidak ada komentar
Kemenko Marves dan Universitas Negeri Sebelas Maret Resmi Jalin Kerja Sama dalam Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-230/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves – Surakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) secara resmi telah menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret dalam bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Hal ini ditandai dengan telah dilaksanakannya pendampingan dan koordinasi kerja serta penandatangan nota kesepahaman antara Kemenko Marves dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Kamis (01-04-2021)

Pada sambutannya, Kepala Biro Hukum Kemenko Marves Budi Purwanto menjelaskan bahwa Kemenko Marves telah menjalin kerjasama dengan beberapa universitas baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Kerja sama ini dapat memberikan pengaruh terhadap kebijakan yang dijalankan oleh Kemenko Marves. Biro Hukum yang secara khusus ditugaskan untuk melaksanakan pendampingan, fasilitasi, dan evaluasi terkait pelaksanaan kerja sama berharap kegiatan yang tertuang dalam ruang lingkup perjanjian dapat berjalan dengan baik sehingga menumbuhkan inovasi dan memberikan manfaat dalam hal perumusan kebijakan strategis,” pungkas Karo Budi.

Dalam kegiatan ini, para Dekan yang hadir turut memaparkan langkah-langkah yang akan dilaksanakan terkait dengan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Bersama ini.

Baca juga:  Rizal Ramli Hadir dalam Perayaan Hari Batik

Prof. Agus Purwanto sebagai Ketua PUI Baterai Lithium UNS mengharapkan, kerja sama yang terjalin antara Kemenko Marves dengan UNS dapat bermanfaat bagi pengembangan baterai lithium.

“PUI Baterai Lithium UNS hadir karena dilatarbelakangi teknologi otomotif yang mulai beralih dari energi fosil menuju energi listrik. Hal ini disebabkan adanya potensi energi fosil yang akan habis. Baterai Lithium disebut sebagai komponen kunci pengembangan kendaraan listrik nasional dan sistem energi terbarukan,” jelas Prof. Agus.

Sehubungan dengan hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves selaku vocal point dapat melakukan kerja sama pengembangan baterai lithium sebagai implementasi dari Nota Kesepahaman tersebut, dengan tidak menutup kemungkinan Deputi lain lingkup Kemenko Marves juga dapat melakukan kerja sama. Bentuk kerja sama tersebut dapat dilakukan dalam lingkup kesempatan magang mahasiswa, penempatan mahasiswa dengan program merdeka belajar, serta pengiriman asistensi tenaga ahli bidang kemaritiman.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel