Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Koordinasi Pencegahan Stunting dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pemanfaatan Produk Kelautan dan Perikanan

WhatsApp_Image_2018-08-04_at_11.44.17

Maritim – Kepulauan Riau, Pemerintah terus berupaya mendorong pemanfaatan produk kelautan dan perikanan dalam rangka pencegahan stunting sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk berbahan baku lokal. Kemenko Maritim melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa, lantas bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau melaksanakan rangkaian kegiatan koordinasi bertema Penguatan Perencanaan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan dalam Rangka Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat Kemaritiman.

Sinergi Dokumen Perencanaan Pusat dan Daerah melaui Pengembangan Ekonomi Maritim khususnya Pengembangan Produk

Rangkaian acara hari pertama (1/8/2018) Pemprop Kepulauan Riau melalui Badan Perencanaan Daerah didorong Kemenko Maritim untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Perencanaan dan Pengembangan Potensi Ekonomi Maritim terkait Produk Inovasi Kelautan dan Perikanan. Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Isdianto selaku Wakil Gubernur Kepulauan Riau, pejabat Pemda Kepri, Kemenristekdikti, Kemenko PMK, BPOM, ODP Kabupaten Bintan, serta Universitas Maritim Raja Ali Haji.

“Ini luar biasa, Kepri punya potensi di bidang maritim, industri, pariwisata dan ekonomi kreatif. Sugeng Santoso Staff Ahli Bidang Ekonomi Maritim juga menganyampaikan jika visi Pemerintah Provinsi Kepri sangat cocok sebagai Provinsi yang wilayah lautnya lebih dominan dibanding daratan.

Adapun visi Kepri adalah ‘Terwujudnya Kepulauan Riau sebagai bunda tanah Melayu yang sejahtera, berakhlak mulia, ramah lingkungan dan unggul dibidang maritim’. “Kepri sudah menghasilkan produk inovasi kelautan dan perikanan, kita akan terus berkolaborasi agar dapat menjadikan masyarakat lebih sejahtera,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Kemenko Maritim, Sugeng Santoso. Sinergitas dalam dokumen perencanaan pusat dan daerah merupakan RPJMN dan RPJMD merupakan pondasi yang terukur untuk menjamin tercapainya target pemerintah.

Workshop Pencegahan Stunting dan Pemberdayaan Masyarakat

Pada hari kedua (2/8/2018) Kemenko Maritim bekerjasama dengan Pemprov Kepri melaksanakan Workshop Pemanfaatan Produk Kelautan dan Perikanan dalam Rangka Pencegahan Stunting dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemaritiman. Dihadiri oleh Kementerian/Lembaga pusat, pemerintah propinsi Kepulauan Riau, asosiasi, akademisi dan praktisi. Selain itu, pembahasan workshop ini juga pmencakup  produk pencegahan stunting yang dihasilkan dari kelautan dan perikanan serta secara tidak langsung meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya dalam bidang kemaritiman di Kepri.

“Saya berharap dengan adanya pengolahan sumber daya hayati yang baik dapat mencegah terjadinya stunting, generasi kita harus sehat semua.” tambah Wagub Kepulauan Riau, Isdianto. Asdep Sumber Daya Hayati, Andri Wahyono menambahkan dalam sambutannya “pengembangan produk di Bintan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Hidrolisat Protein Ikan untuk pencegahan stunting, kolagen dari teripang dan albumin dari ikan gabus”.

Sehingga Kementerian/Lembaga dapat bersinergi mendukung kawasan pemberdayaan berbasis produk kelautan dan perikanan berbahan baku lokal. Peserta workshop kemudian melakukan kunjungan ke pabrik pengolahan sekaligus melihat demo converter kit yang efisien menurunkan biaya operasional pengumpulan bahan baku produk yang mendukung pemberdayaan masyarakat nelayan dan pelaksanaan amanah Perpes 126 tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Elpiji 3 kg.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Foto Narasi Tunggal Siaran Pers Berita Deputi
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Koordinasi Pencegahan Stunting dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pemanfaatan Produk Kelautan dan Perikanan