Berita DeputiDeputi 6

Kunjungi Kawasan Industri Weda Bay, Menko Luhut Minta Dibangun Sekolah Politeknik Untuk Edukasi Pemuda Setempat

Dibaca: 52 Oleh Selasa, 22 Juni 2021Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Halmahera Tengah, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara mengunjungi kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara pada Hari Selasa (22 Juni 2021).

Dalam kunjungan itu, Menko Luhut minta agar investor IWIP turut membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Halmahera Tengah. “Saya minta juga untuk IWIP membantu tingkatkan kualitas pendidikan disini dengan membangun politeknik seperti di Morowali. Sehingga nanti anak-anak lokal bisa menikmati pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

Dengan kondisi kawasan industri yang terintegrasi tersebut, menurut Menko Luhut sudah dapat menjadi tempat praktik yang bagus. “Jadi semua industri strategis seperti ini, nanti harus ada Poltek (Politeknik) yang khusus untuk menampung anak-anak di sekitar pabrik agar suatu ketika bisa menggantikan pegawai-pegawai asing di pabrik-pabrik ini,” ujarnya.

Menurutnya, kurang tepat bila hanya menyalahkan masuknya tenaga asing ke sektor-sektor industri strategis tanpa mempelajari teknologi yang mereka miliki. “Kita ngga boleh marah-marah karena ngga dapat tempat karena bagaimana juga teknologinya kita harus belajar juga. Jadi ada alih teknologi,” timpal Menko Luhut.

Baca juga:  Promosi Wisata dan Produk Lokal, Pemerintah Ajak Investor Maroko Berinvestasi di Indonesia

Namun demikian, dari pengamatannya selama kunjungan itu, dia mengakui bahwa sudah mulai ada tenaga kerja lokal yang bekerja di bagian teknis. “Seperti kita lihat tadi di room control sudah banyak anak-anak kita. Ada yang dari jurusan Matematika, Pariwisata dan macam-macam . Tapi saya minta harus ada sekolah yang khusus agar bisa lebih bagus kedepannya,” tegas Menko Luhut.

Selain minta dibangun Politeknik untuk masyarakat lokal, Menko Luhut juga meminta kepada Vice President PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kevin He untuk memperhatikan aspek lingkungan. “Saya minta juga kepada Kevin agar lingkungan dijaga sehingga lebih bersih, seperti air pengeluaran dari power plan PLTU agar diperiksa sehingga clean (bersih),” urainya. Tak ketinggalan, dia juga minta agar PT IWIP melakukan penanaman mangrove di sekitar kawasan   seperti di Kawasan Industri Morowali . “Saya minta juga Pemda bisa terlibat dalam penanaman (mangrove) tersebut,” pintanya.

Terakhir, Menko Luhut mengingatkan kepada PT IWIP untuk mengonsumsi kebutuhan industri dari pengusaha lokal seperti seperti telur ayam dan sebagainya.

Baca juga:  Kemenko Marves Meminta Pemprov Kepri Fokus Budidaya Pada Satu Komoditas Unggulan

“Saya kira investasi disini akan terus meningkat dan rakyat disini juga harus bisa menikmati,” pungkasnya.
Sebagai informasi, selama 2.5 tahun sejak dilakukan peletakan batu pertama, investasi yang digelontorkan oleh gabungan investor Tiongkok (Tsingshan, Huayou, dan Zhenshi) senilai kurang lebih USD 5 miliar dan akan terus bertambah hingga USD 11 miliar.

Biro Komunikasi
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel