BeritaPenguatan Implementasi Reformasi Birokrasi

Laksanakan Fungsi Akuntabilitas, Kemenko Marves Adakan Evaluasi Kinerja Anggaran

Dibaca: 19 Oleh Jumat, 5 Februari 2021Februari 23rd, 2021Tidak ada komentar
Laksanakan Fungsi Akuntabilitas, Kemenko Marves Adakan Evaluasi Kinerja Anggaran
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-58/HUM/ROKOM/SET.MARVES/II/2021

Marves – Sentul, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) laksanakan fungsi akuntabilitas dan peningkatan kualitas pelaksanaan pembangunan dengan mengadakan verifikasi dan evaluasi data E-monev Bappenas tahun 2020 serta evaluasi capaian kinerja pelaksanaan anggaran melalui aplikasi SMART di Sentul, Jawa Barat (4-6 Februari 2021).

“Sebenarnya aturan yang menaungi pelaksanaan evaluasi sudah ada, yaitu Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.249 Tahun 2011 dan juga diatur dalam PP No.39 tahun 2006. Jadi pelaksanaan evaluasi kinerja atas pelaksanaan pembangunan ini benar-benar harus dilaksanakan oleh semua Aparatur Sipil Negara (ASN)”, ucap Kepala Biro (Karo) Perencanaan, Arif Rahman.

Karo Arif menerangkan bahwa pembahasan terkait perencanaan program, perencanaan anggaran berhubungan erat dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang saat ini diadakan. Pelaksanaannya juga diatur oleh Undang-Undang tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Oleh sebab itu, hal tersebut perlu menjadi perhatian para ASN maupun lembaga pemerintah.

“Kita juga, Kemenko Marves, merupakan kementerian yang cepat tanggap terhadap isu-isu yang berkembang. Kami berupaya mendeteksi sedini mungkin sehingga jika ada permasalahan yang muncul, kita mencoba mencarikan jalan keluarnya” tambah Karo Arif.

Baca juga:  Ini Dia Rute Pelayaran 'Spirit of Majapahit'

Menurutnya, pelaksanaan monitoring dan evaluasi merupakan upaya agar lembaga pemerintah dapat mendeteksi secara dini juga terdapat masalah dengan demikian sejak awal dapat dicarikan solusi pemecahannya.

“Pada kegiatan ini kita akan adakan evaluasi bersama pelaksanaan kinerja anggaran yang dapat dilihat pada aplikasi SMART DJA dari Kementerian Keuangan dan juga melalui aplikasi e-monev Bappenas,” sambung Kepala Bagian Akuntabilitas Kinerja, Yetri Fermila.

Menurut Kabag Yetri, selain melaksanakan evaluasi, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini juga akan mendengarkan pembaruan terkait kebijakan anggaran di Kementerian Keuangan serta pembelajaran teknis terkait aplikasi SMART Kemenkeu dan e-monev Bappenas.

Terkait dengan hal tersebut, narasumber dari Subdit Teknologi Informasi Penganggaran Kementerian Keuangan, Arif Rahman, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah pembaruan kebijakan evaluasi kinerja anggaran terkait hasil penilaian kinerja, yaitu selain tetap diberikannya reward, pada kinerja anggaran 2020 ini akan mulai diterapkan punishment bagi Kementerian/Lembaga (K/L) dengan kategori kinerja anggaran yang kurang baik.

“Bentuk penghargaannya dapat dengan diberikan insentif seperti penambahan anggaran kegiatan. Begitupun dengan sanksinya, dapat mendapat disinsentif yaitu pengurangan anggaran,” tambah Arif.

Baca juga:  Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Proyek Kereta Api Ringan (Light Rail Transit)

Dirinya juga menekankan agar para K/L segera melakukan penginputan capaian pada tahun 2020 karena batas akhir penginputan data semakin dekat, yaitu 25 Februari 2021.
Sementara itu, Narasumber dari Bappenas, Perencana Madya Indra Wicaksono, menyampaikan bahwa apa yang kita laporkan di dalam aplikasi e-monev, hendaknya merupakan kondisi riil kegiatan yang kita laksanakan. Sehingga semua kegiatan tersebut dapat terlihat outcomenya, sehingga penggunaan anggaran dalam konteks pelaksanaan pembangunan kemaritiman dan investasi dapat terlihat manfaatnya.

Dalam pembukaan paparannya, Perencana Madya Bappenas mengatakan agar masing-masing K/L memahami penginputan data yang dilakukan dapat dimanfaatkan untuk pengendalian dan evaluasi.
“Sehingga saat kita menggunakan uang negara, kita paham manfaatnya dan memiliki dampak bagi negara,” tambahnya.
Perencana Madya, Indra juga menyampaikan apresiasinya kepada Kemenko Marves dan K/L di bawah koordinasi Kemenko Marves
“Melalui kegiatan ini saya berterima kasih dan mengapresiasi Kemenko Marves serta K/L lainnya yang telah melakukan pelaporan di aplikasi e-monev,” ucap Perencana Madya, Indra.

Dirinya juga mengungkapkan harapannya suatu saat akan terwujud integrasi antaraplikasi, baik e-monev dengan KRISNA ataupun dengan aplikasi yang ada di K/L. Karena kondisi saat ini kerap kali menyebabkan sulitnya proses pelaporan.

Baca juga:  Menko Luhut: Pertemuan IMF-WB Tidak Ada Anggaran Untuk Peserta

“Yang tak kalah penting adalah untuk menerima masukan dari K/L teknis terkait dengan beberapa indikator sasaran strategis yang saling terkait, karena koordinasi yang dilakukan Kemenko Marves adalah sebuah upaya akselerasi pencapaian kinerja K/L yang koordinasinya dilakukan oleh masing-masing unit kerja di Kemenko Marves,” jelas Kabag Yetri.

Dengan alasan tersebutlah pelaksanaan evaluasi ini turut mengundang dan dihadiri oleh perwakilan dari K/L teknis dalam lingkup koordinasi Kemenko Marves, yaitu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel