Berita DeputiDeputi 1

Laksanakan Reformasi Birokrasi, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Lakukan Pembekalan Agent of Change dan Budaya Kerja PATEN

Dibaca: 63 Oleh Kamis, 10 Juni 2021Tidak ada komentar
Laksanakan Reformasi Birokrasi, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Lakukan Pembekalan Agent of Change dan Budaya Kerja PATEN
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-361/HUM/ROKOM/SET.MARVES/VI/2021

Marves – Jakarta, Guna mengoptimalkan fungsi Agent of Change (AoC) atau agen perubahan sebagai bagian dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2021, unit kerja Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi (Deputi 1) melakukan pembekalan bagi para Agent of Change seputar aturan Permenpan RB No. 27 Tahun 2014 tentang Agen Perubahan serta sosialisasi budaya kerja “PATEN” yang diikuti oleh seluruh pegawai lingkup Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi.

“Maksud pertemuan ini adalah melakukan Sosialisasi Pembekalan Bagi AoC sebagai Pionir Penerapan Reformasi Birokrasi dan Sosialisasi Budaya Kerja “PATEN” melalui Sistem Pengukuran Budaya Kerja dengan Metode OCHI 4.0 bagi seluruh pegawai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi,” sebut Deputi Basilio Dias Araujo kala membuka pertemuan pada hari Kamis (10-06-2021).

Deputi Basilio juga menyampaikan terdapat tiga sasaran Reformasi Birokrasi, yaitu terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN, meningkatnya kualitas pelayanan publik, dan meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.

“Pertemuan ini ditujukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman AoC terhadap nilai organisasi, membangun dan membentuk pola pikir dan budaya kerja individu yang berintegritas, memiliki produktivitas tinggi, bertanggungjawab, dan memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan prima,” lanjut Deputi Basilio. Selain itu, para pegawai juga diharap mampu mengidentifikasi masalah pada setiap tugas pokok dan fungsi area kerja AoC dan merancang aksi perubahan sebagai inovasi dalam menyelesaikan masalah pada area kerja AoC.

Baca juga:  Indonesia Gandeng Akademisi AS Untuk Tangani Sampah Plastik Laut

Sekretaris Deputi (Sesdep) Ishak Octavianus Manafe juga turut menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan membentuk pola pikir dan budaya kerja pegawai Kemenko Marves yang berintegritas serta sosialisasi dan internalisasi budaya kerja PATEN ( Passion, Accountable, Teamwork, Effective and Efficient, Networking ).

“Hasil kegiatan yang diharapkan dari pertemuan ini adalah terinternalisasinya budaya kerja PATEN dan peningkatan komitmen pegawai dalam mengimplementasikan di unit kerja serta rencana aksi perubahan oleh Agent of Change Deputi 1,” tutur Sesdep Ishak.

Terkait progres pelaksanaan RB di Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Sesdep Ishak melaporkan telah dibentuk kelompok kerja penguatan RB di lingkup Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi melalui Kepmenko, telah dilakukan juga penyusunan Rencana Kerja RB Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi tahun 2021, serta melakukan benchmarking (studi banding) pengelolaan RB ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Surakarta dan Kabupaten Sragen. Selain itu, telah diusulkan pula Agent of Change berjumlah 11 orang serta penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawai Deputi 1 sebagai wujud komitmen dalam membangun zona integritas.

Baca juga:  Menko Luhut Meninjau Pasar Swalayan yang tidak Menyediakan Kantong Plastik di Banjarmasin

“Saat ini sedang dilakukan pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi (PMPRB) beserta data dukung oleh tim Operator PMPRB didampingi tim RB Pusat (Biro Hukum) dan Tim Penilai Internal dari Inspektorat,” terang Sesdep Ishak terkait perkembangan pelaksanaan RB di lingkup Deputi 1. Sebagai informasi, pada 2020 Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi memperoleh nilai PMPRB sebesar 91,60 (peringkat ketiga di Kemenko Marves).

Sebagai narasumber dalam pertemuan ini, Kepala Biro (Karo) Hukum Budi Purwanto menerangkan bahwa budaya organisasi berfungsi dan berperan sebagai pedoman bagi para pegawai dalam berperilaku. “Budaya organisasi ini juga merupakan identitas sekaligus tameng penahan dari pengaruh budaya luar yang tidak sesuai,” lanjut Karo Budi.

Budaya Kerja Kemenko Marves “PATEN” diberlakukan sesuai Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor 67 Tahun 2018 tentang Budaya Kerja Passion, Accountable, Teamwork, Efficient/Effective, dan Networking (PATEN).

“Jadilah agen perubahan yang memiliki value atau nilai agar orang menganggap kita berharga di mata orang lain,” pesan Karo Budi.

Baca juga:  Perjanjian Kinerja Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Tahun 2021

Selain Kepala Biro Hukum, kegiatan pembekalan ini turut diisi oleh Coach Heidy Ahadi dan Coach Hasan dari ACT Consulting yang merupakan sebuah perusahaan konsultan di bidang budaya yang membantu transformasi budaya perusahaan atau organisasi. Pada sesi ini, para coach dari ACT Consulting memberikan materi interaktif perihal membangun budaya organisasi yang baik. Para peserta diajak untuk berkelompok dan bermain games untuk membuat mengidentifikasi permasalahan dan membuat rencana aksi sederhana terkait dengan lingkup kerjanya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel